Pergerakan IHSG Tertahan Aksi Ambil Untung Investor

- Pewarta

Senin, 24 September 2018 - 18:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (24/9/2018) ditutup melemah sebesar 75,52 poin seiring aksi ambil untung investor.

IHSG ditutup melemah 75,52 poin atau 1,27 persen menjadi 5.882,22. Sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak turun 15,42 poin atau 1,64 persen menjadi 927,99.

BACA JUGA : IHSG Senin Pagi Dibuka Melemah 3,57 Poin

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Aksi ambil untung membuat ruang bagi IHSG untuk melanjutkan penguatan menjadi tertahan. Sebagian investor mengambil posisi ambil untung dengan memanfaatkan kenaikan harga saham pada pekan lalu,” kata Analis senior CSA Research Institute Reza Priyambada di Jakarta, Senin.

Ia menambahkan pergerakan IHSG juga terpengaruh dari berbagai kebijakan negara maju yang akhirnya berdampak pada perekonomian dunia, situasi itu turut membuat aset-aset berisiko di negara berkembang kurang diminati.

“Aset berisiko cenderung volatile di tengah sentimen yang beredar di pasar global,” katanya.

Namun, ia optimistis, dengan perekonomian Indonesia yang tumbuh serta peringkat investasi berada di level investment grade, maka peluang bagi IHSG untuk kembali menguat cukup terbuka ke depannya.

Vice President Research Department, Indosurya Bersinar Sekuritas, William Surya Wijaya menambahkan menjelang berakhirnya kuartal tiga ini, pelaku pasar saham akan mencermati laporan keuangan emiten.

“Pasar optimistis kinerja emiten untuk kuartal tiga ini mencatatkan pertumbuhan sehingga membuka peluang bagi IHSG naik,” katanya.

Sementara itu, tercatat frekuensi perdagangan saham pada hari Senin ini sebanyak 357.106 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 9,93 miliar lembar saham senilai Rp6,67 triliun. Sebanyak 112 saham naik, 268 saham menurun, dan 122 saham tidak bergerak nilainya.

Bursa regional, di antaranya indeks Kospi menguat 15,72 poin (0,68 persen) ke 2.339,17, indeks Hang Seng melemah 454,19 poin (1,62 persen) ke 27.499,39, dan indeks Strait Times menguat 1,48 poin (0,05 persen) ke posisi 3.219,16. (zub)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru

Pers Rilis

ABC Impact Luncurkan “2025 Impact Review”

Rabu, 29 Apr 2026 - 10:22 WIB