Pemkab Penajam Diminta Prioritaskan Pembayaran Utang

- Pewarta

Jumat, 31 Agustus 2018 - 07:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Penajam – Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, meminta di sisa tahun anggaran 2018, pemerintah kabupaten setempat lebih memprioritaskan pembayaran utang yang hingga saat ini belum terbayarkan.

“Utang kepada kontraktor maupun kegiatan di satuan kerja perangkat daerah (SKPD) masih banyak yang belum dilunasi,” kata Ketua Fraksi Golkar DPRD Kabupetan Penajam Paser Utara Jamaluddin ketika ditemui Antara di Penajam, Jumat (31/8/2018).

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara akan menerima dana dari pemerintah pusat lebih kurang Rp218 miliar pada APBD Perubahan 2018.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami menyoroti rencana penerimaan dana segar di APBD Perubahan 2018 dari pemerintah puast itu,” kata Jamaluddin.

Dikabarkan dana dari pemerintah pusat yang akan masuk pada APBD Perubahan 2018 tersebut, lanjut ia, untuk persiapan proyek atau kegiatan baru di sisa tahun anggaran.

Padahal, Pemkab Penajam Paser Utara telah berkomitmen tidak ada proyek atau kegiatan baru pada APBD 2018, karena kondisi keuangan daerah yang sedang mengalami defisit.

Jamaluddin menegaskan, Pemkab Penajam Paser Utara harus memegang komiten tidak mengadakan proyek atau kegiatan baru baik fisik maupun pengadaan.

Masih ada sisa kewajiban atau utang pemkab yang harus dibayarkan sekitar Rp200 miliar, katanya.

Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara menuntut komitmen pemerintah kabupaten setempat untuk tidak mengadakan proyek atau kegiatan baru pada APBD Perubahan 2018, dan memprioritaskan pembayaran utang jika ada dana yang masuk ke kas daerah.

Fraksi Golkar, tambah Jamaluddin, akan menolak setiap usulan proyek atau kegiatan baru di dalam APBD Perubahan 2018, kecuali kegiatan mendesak yang diajukan kepala daerah.

“Kami telah berkomitmen memasukkan sisa dana ke dalam sisa lebih perhitungan anggaran atau silpa untuk melunasi utang yang belum terbayarkan,” ujarnya.
(nov)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru

Pers Rilis

Thunes Luncurkan Pembayaran di Waktu Nyata ke Selandia Baru

Selasa, 21 Apr 2026 - 02:00 WIB