Pelosi Goyang Pasar Saham Asia

- Pewarta

Selasa, 2 Agustus 2022 - 15:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Mayoritas bursa saham Asia dibuka koreksi/Dok

Foto ilustrasi: Mayoritas bursa saham Asia dibuka koreksi/Dok

MEDIA EMITEN – Pelaku pasar panik karena memanasnya geopolitik global terkait rencana kunjungan Ketua DPR AS, Nancy Pelosi ke Taiwan. Pasar saham China Daratan dan Hongkong memimpin kerugian.

Shanghai Composite jatug 2,26% menjadi 3.186,27 dan Komponen Shenzhen turun 2,37% 12.120,02. Pada sesi terendah, kedua indeks turun lebih dari 3% pada Selasa 2 Agustus 2022.

Indeks Hang Seng Hong Kong turun 2,36% menjadi 19.689,21, dengan saham kelas berat seperti Alibaba dan Meituan masing-masing turun 2,85% dan 2,11%. Indeks Hang Seng Tech tergelincir 3,01%.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, Indeks harga Saham Gabungan pada Selasa lebih banyak berada di zona merah terseret ketegangan geopolitik AS-China. Namun pada akhir sesi berhasil di tarik ke zona hijau naik 0,28% ke level 6988,15.

Laporan media lokal yang mengutip sumber yang tidak disebutkan namanya mengatakan Pelosi akan melanjutkan kunjungannya ke Taiwan, sebuah pulau demokratis yang diperintah sendiri oleh China sebagai provinsi pelarian.

Mengenai perjalanan Pelosi, Beijing memperingatkan bahwa tentaranya “tidak akan pernah tinggal diam” dan akan “menegakkan kedaulatan dan integritas teritorial China,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Zhao Lijian pada konferensi pers pada hari Senin.

“Kunjungan Pelosi akan secara signifikan meningkatkan ketegangan AS-China tetapi tidak mungkin menghasilkan reaksi China yang berisiko konflik,” tulis analis Eurasia Group dalam catatan Senin.

Saham Taiwan Semiconductor Manufacturing Company turun 2,38%, dibandingkan dengan kerugian 1,56% menjadi 14.747,23 pada indeks Taiex yang lebih luas.

Dolar-yen mungkin bereaksi terhadap perkembangan, kata Saktiandi Supaat, kepala penelitian dan strategi FX di Maybank.

“Risiko geopolitik selalu menjadi faktor yang kami perhatikan, di ruang FX. Tapi itu sesuatu yang sulit diprediksi,” katanya kepada “Street Signs Asia” CNBC International pada Selasa.

Yen Jepang, mata uang safe-haven, diperdagangkan pada 130,93 per dolar, melanjutkan tren penguatannya dari minggu lalu.

Di tempat lain di Asia, Nikkei 225 di Jepang tergelincir 1,42% menjadi ditutup pada 27.594,73, dan indeks Topix turun 1,77% menjadi 1.925,49. Di Korea Selatan, Kospi turun 0,52% menjadi 2.439,62 dan Kosdaq turun 0,4% menjadi 804,34.

Harga konsumen di Korea Selatan naik 6,3% pada Juli dibandingkan dengan periode yang sama pada 2021, data resmi menunjukkan pada hari Selasa. Itu sesuai dengan ekspektasi dan akselerasi harga tercepat sejak November 1998, lapor Reuters.

Bank of Korea menaikkan suku bunga sebesar 50 basis poin pada bulan Juli. S&P/ASX 200 Australia pulih dari kerugian sebelumnya dan ditutup sedikit lebih tinggi di 6.998,1.

Reserve Bank of Australia menaikkan suku bunga sebesar 50 basis poin setelah data resmi pekan lalu menunjukkan harga di Australia naik 6,1% pada kuartal kedua dibandingkan dengan tahun lalu.

Dolar Australia tampaknya melemah setelah keputusan RBA dan terakhir berdiri di $0,6921, jatuh di bawah level $0,70.

Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang turun 1,31%.

Berita Terkait

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen
BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru
Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO
Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman
Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS
Di Plains, Georgia, Presiden Amerika Serikat ke-39 Jimmy Carter Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun
Presiden Suriah Bashar al-Assaddan dan Anggota Keluarganya Dikabarkan Telah Tiba di Moskow
Ketua BNSP Sampaikan Komitmen Penguatan Standar Halal Global melalui Kerjasama dengan Korea Muslim Federation

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:38 WIB

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen

Senin, 7 Juli 2025 - 10:04 WIB

BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru

Kamis, 3 April 2025 - 14:25 WIB

Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO

Rabu, 12 Februari 2025 - 13:24 WIB

Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman

Senin, 3 Februari 2025 - 08:04 WIB

Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS

Berita Terbaru