Pasar Positif, Reksa Dana Jadi Pilihan Tepat Investasi

- Pewarta

Kamis, 15 November 2018 - 01:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasar Positif, Reksa Dana Jadi Pilihan Tepat Investasi

Mediaemiten.com, Jakarta – Bank Commonwealth menilai instrumen reksa dana saham dapat menjadi pilihan investasi seiring dengan kondisi pasar modal Indonesia yang cenderung mulai membaik.

“Kondisi pasar menunjukkan perkembangan positif, kami merekomendasikan reksa dana saham sebagai pilihan tepat bagi yang ingin berinvestasi untuk jangka panjang,” papar Head of Wealth Management & Retail Digital Business Bank Commonwealth, Ivan Jaya dalam kajiannya di Jakarta, Rabu (14/11/2018).

Ia mengatakan investor asing mulai memborong portofolio saham dan obligasi di Indonesia, perkembangan positif itu seiring meredanya isu perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok, dan kondisi iklim investasi di tanah air yang semakin kondusif. “Fenomena positif itu diprediksi akan terus berlanjut di tahun politik 2019,” katanya.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sepanjang bulan Oktober lalu, ia memaparkan, pasar saham dan pasar obligasi Indonesia telah mengalami koreksi. IHSG terkoreksi 2,42 persen atau sebesar 8,24 persen sepanjang tahun ini, sedangkan BINDO Index mencatatkan total return minus 6,28 persen.

Namun di sisi lain, lanjut dia, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa ekonomi Indonesia di kuartal ketiga 2018 tumbuh 5,17 persen year on year (yoy).

Ivan Jaya juga mengatakan Indonesia telah sukses menjadi tuan rumah untuk perhelatan dua acara berskala internasional, yakni Asian Games serta Asian Para Games di Jakarta dan pertemuan tahunan Dana Moneter Internasional (IMF)-Bank Dunia (WB) di Bali.

“Pertemuan tahunan IMF-WB berhasil dimanfaatkan oleh pemerintah Indonesia dengan berhasil mengantongi kesepakatan investasi sebesar 13,5 miliar dolar AS untuk pengembangan proyek infrastruktur dari pertemuan itu,” paparnya.

Selain itu, ia menambahkan, neraca perdagangan Indonesia pada September lalu juga secara tidak terduga mencatat surplus, ketika konsensus memperkirakan akan terjadi defisit.

“Sentimen positif lainnya datang dari laporan keuangan emiten untuk kuartal III-2018 yang tercatat positif, tertinggi sejak tahun 2011 untuk satu kuartal,” katanya.

Sementara itu tercatat, Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu ini, ditutup menguat sebesar 23,09 poin atau 0,40 persen menjadi 5.858,29. (zub)

Berita Terkait

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media
Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik
Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU
PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:55 WIB

Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Berita Terbaru

Ini Solusi Prioritas Jika Ada Masalah dengan Website Anda

Bisnis

Ini Solusi Prioritas Jika Ada Masalah dengan Website Anda

Kamis, 22 Okt 2026 - 06:02 WIB