OJK: Merger Bank NOBU dan Bank MNC Molor

- Pewarta

Kamis, 3 Agustus 2023 - 21:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae/IST.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae/IST.

MEDIA EMITEN Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan aksi korporasi berupa penggabungan usaha atau merger antara PT Bank Nationalnobu Tbk (NOBU) dan PT Bank MNC International Tbk (BABP) molor  dari jadwal sebelumnya yang diperkirakan rampung pada Agustus tahun ini.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, menegaskan bahwa merger bank milik konglomerat James Riady dan Harry Tanoe ini bukan paksaan dari otoritas, namun dilakukan secara sukarela.

Ia menjelaskan, merger konsolidasi dua bank itu diharapkan bisa memberikan kontribusi yang baik, serta meningkatkan rasa kepercayaan masyarakat karena bank semakin kuat.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jangka waktu, saya rasa bisa terjadi keterlambatan, tapi bukan menunjukkan berkurangnya komitmen mereka,” kata Dian dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Komisioner OJK, Kamis 3 Agustus 2023.

Menurut dia, selain menentukan pemegang saham pengendali (PSP) antara James Riady ataupun Harry Tanoe, kedua belah pihak juga mempersiapkan merger dengan matang sehingga memerlukan waktu lebih lama dari yang telah diperkirakan di awal. 

“Banyak hal teknis yang perlu dibicarakan, saya rasa walau perlu waktu, pada akhirnya proses merger semakin baik,” katanya.

Menurut Dian, rencana merger kedua bank merupakan wujud komitmen dari pemegang saham secara business to business (BtB) dalam rangka mendukung konsolidasi serta penguatan industri perbankan.

NOBU dan BABP saat ini masih kelompok bank berdasarkan modal inti (KBMI) 1 atau dengan modal kurang dari Rp 6 triliun. Dengan dilakukannya penggabungan, hasil bank merger akan naik kelas menjadi KBMI 2, yakni bank bermodal inti Rp 6-14 triliun.

 

 

 

 

 

 

 

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru