Net Sell Asing Capai Rp 2,29 Trliun, IHSG Terkoreksi Tipis

- Pewarta

Jumat, 13 Mei 2022 - 21:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: monitor pergerakan saham di lantai Bursa Efek Indonesia/Dok

Foto ilustrasi: monitor pergerakan saham di lantai Bursa Efek Indonesia/Dok

MEDIA EMITEN – Investor asing masih terus melego saham-saham big cap, khususnya sektor keuangan dan teknologi dan mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham di seluruh pasar hingga Rp 2,29 triliun.

Tekanan ini membuat Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) tertekan dan ditutup terkoreksi tipis 1,85 poin (0,03%) menjadi 6.597,99 pada perdagangan Jumat, 13 Mei 2022. Penurunan tersebut menjadikan indeks sepekan ini mengalami penurunan hingga 631 poin atau mencapai 8,8%.

Secara sektoral, tekanan jugal masih melanda saham-saham sektor teknologi dan perbankan, masing-masing turun – 3,81% dan – 0,92%. Sebaliknya, saham sektor energi menguat 2,10%. sektor consumer non cyclicals 2,07%, serta sektor properti dan real estat 2,2%.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Net sell melanda saham PT Inti Bangun Sejahtera Tbk (IBST) senilai Rp 719,76 miliar melalui crossing saham di pasar negosiasi dari investor asing ke pemodal domestik. Berikutnya saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) senilai Rp 586,83 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 351,38 milliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) senilai Rp 307,37 miliar, dan PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 271,18 miliar.

Sebaliknya net buy melanda saham PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR) mencapai Rp 103,41 miliar, PT Adaro Energy Tbk (ADRO) Rp 77,48 miliar, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) Rp 58,86 miliar, PT Berkah Beton Sedaya Tbk (BEBS) Rp 54,68 miliar, dan PT Harum Energy Tbk (HRUM) Rp 48,25 miliar.

Saham-saham yang tergolong top gainer antara lain; SLIS yang naik 68 point atau menguat 24,28% ke level 348. INDX menguat 23,07% atau bertambah 60 point ke level 320. LTLS menguat 17,27% atau naik 190 point ke level 1.290. ESTA menguat 14,63% atau naik 90 point ke level 705. PURI yang naik 48 point atau menguat 14,03% ke level 390.

Saham-saham yang tergolong top losser antara lain; BBHI -425 point atau melemah -6,96% ke level 5.675. WINR melemah -6,93% atau koreksi -12 point ke level 161. ARTO terkoreksi -600 point atau melemah -6,85% ke level 8.150. SKBM turun -28 point atau melemah -6,82% ke level 382. KICI melemah -14 point atau turun -6,79% ke level 192.

Berita Terkait

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan
Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis
Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment
Nikmati Liburan dengan Rental Mobil Bandung Lepas Kunci
Perkuat Struktur Pendanaan Jangka Panjang, BRI Fokus Himpun Dana Murah
BRImo Siap Layani Kebutuhan Transaksi Finansial Kapan Saja, Liburan Lebih Tenang

Berita Terkait

Sabtu, 8 November 2025 - 04:56 WIB

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya

Rabu, 8 Oktober 2025 - 10:55 WIB

PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis

Senin, 22 September 2025 - 17:21 WIB

RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan

Jumat, 19 September 2025 - 21:34 WIB

Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis

Jumat, 12 September 2025 - 07:09 WIB

Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment

Berita Terbaru