Neraca Pembayaran Defisit US$ 7,4 Miliar

- Pewarta

Selasa, 22 Agustus 2023 - 19:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Bank Indonesia/Dok

Foto ilustrasi: Bank Indonesia/Dok

MEDIA EMITENNeraca Pembayaran Indonesia (NPI) masih terjaga di tengah ketidakpastian ekonomi global dengan mencatatkan defisit US$ 7,4 miliar pada kuartal II-2023.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI), Erwin Haryono, menilai angka defisit masih terkendali dengan posisi cadangan devisa pada akhir Juni yang tercatat tetap tinggi sebesar US$ 137,5 miliar.

“Defisit transaksi berjalan tercatat rendah di tengah kondisi penurunan harga komoditas dan perlambatan ekonomi global serta kenaikan permintaan domestik. Sementara itu, transaksi modal dan finansial mencatat defisit yang masih terkendali seiring dampak tingginya ketidakpastian pasar keuangan global,” kata Erwin di Jakarta, Selasa 22 Agustus 2023.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, transaksi berjalan mengalami defisit sebesar US$ 1,9 miliar setelah membukukan surplus US$ 3,0 miliar pada kuartal sebelumnya.

Surplus neraca perdagangan nonmigas juga dinilai masih tinggi meskipun lebih rendah jika dibandingkan kuartal sebelumnya. Secara nominal, ekspor nonmigas pada kuartal II-2023 tercatat sebesar US 57,8 miliar atau turun 17,7% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar US$ 70,3 miliar. 

Menurut Erwin, kondisi tersebut dipengaruhi ekspor nonmigas yang menurun sejalan dengan penurunan harga komoditas dan perlambatan ekonomi global, sedangkan impor menurun terbatas di tengah kondisi membaiknya aktivitas ekonomi domestik.

Dari segi migas, defisit neraca perdagangan migas meningkat dipengaruhi tingginya konsumsi bahan bakar minyak (BBM) sebagai dampak naiknya mobilitas dan kebutuhan pada periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

Erwin menjelaskan, investasi langsung sebagai pendorong utama pada kuartal II-2023 kembali membukukan surplus, dengan mencatatkan arus masuk neto sebesar US$ 3,3 miliar, lebih rendah dibandingkan dengan capaian surplus pada kuartal I-2023 sebesar US$ 3,9 miliar.

Investasi langsung pada kuartal II-2023 dinilai tetap solid sehingga mampu membukukan surplus sebagai cerminan dari tetap terjaganya persepsi positif investor terhadap prospek ekonomi domestik.

“Ke depan, Bank Indonesia senantiasa mencermati dinamika perekonomian global yang dapat memengaruhi prospek NPI dan terus memperkuat respons bauran kebijakan yang didukung sinergi kebijakan yang erat dengan pemerintah dan otoritas terkait guna memperkuat ketahanan sektor eksternal,” ujar Erwin.

Berita Terkait

Persrilis.com dan New Media Network Luncurkan Solusi Distribusi Press Release dengan Audiens Lebih Luas
Transformasi Distribusi Press Release, Persrilis.com Gandeng New Media Network Jawab Tantangan Algoritma
Jangkauan Global dan Lokal: PR Newswire–PSPI Hadirkan Distribusi Pers Rilis yang Cepat dan Kredibel
Menulis dari Daerah: 24jamnews.com Buka Peluang Jurnalis Lokal Mandiri
Industri Pasar Modal Sambut Positif Keputusan RUA dan RUALB PROPAMI
Reformasi Pajak Penghasilan 2025: Apa yang Perlu HR dan Karyawan Ketahui?
Media Hallo.id Hadirkan Layanan Khusus Galeri Foto Perusahaan
Menkeu Sri Mulyani Kendalikan Bunga Utang di Tengah Badai Ekonomi

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 05:13 WIB

Persrilis.com dan New Media Network Luncurkan Solusi Distribusi Press Release dengan Audiens Lebih Luas

Senin, 18 Mei 2026 - 06:18 WIB

Transformasi Distribusi Press Release, Persrilis.com Gandeng New Media Network Jawab Tantangan Algoritma

Kamis, 20 November 2025 - 16:00 WIB

Jangkauan Global dan Lokal: PR Newswire–PSPI Hadirkan Distribusi Pers Rilis yang Cepat dan Kredibel

Kamis, 23 Oktober 2025 - 16:01 WIB

Menulis dari Daerah: 24jamnews.com Buka Peluang Jurnalis Lokal Mandiri

Senin, 29 September 2025 - 19:20 WIB

Industri Pasar Modal Sambut Positif Keputusan RUA dan RUALB PROPAMI

Berita Terbaru

Pers Rilis

Hainan: Etalase Kebijakan Pintu Terbuka Tiongkok

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:45 WIB