Muhaimin Minta Persiapan New Normal Benar-benar Matang

- Pewarta

Kamis, 18 Juni 2020 - 17:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Jakarta – Ketua Tim Pengawas (Timwas) Pelaksanaan Penanganan Bencana Pandemi Covid-19 DPR RI Abdul Muhaimin Iskandar meminta Kementerian Kesehatan mempersiapkan secara matang pelaksanaan new normal. Hal ini diutarakannya saat berkunjung ke Kantor Kementerian Kesehatan (Kemenkes) guna melakukan pengawasan terhadap penanganan pandemi Covid-19.

“Ini adalah tugas konstitusional kami dalam mengawasi seluruh pelaksanaan penangangan Covid-19, terlebih soal mekanisme dalam menjalani tatanan hidup baru (new normal). Saya minta Kementerian Kesehatan mempersiapkannya dengan matang,” kata Muhaimin saat memimpin rapat kerja Timwas Covid-19 DPR RI dengan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto di Kantor Kemenkes, Jakarta, Rabu (17/6/2020).

Selain mekanisme menghadapi new normal, dalam rapat juga berkembang beberapa isu yang salah satunya disampaikan oleh Anggota Timwas Covid-19 DPR RI Dewi Asmara. Ia menanyakan terkait penggunaan anggaran Kemenkes yang naik menjadi Rp 87,55 triliun dari sebelumnya Rp 75 triliun. 

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pemerintah menambah anggaran Kemenkes dalam penanggulangan Covid-19 mencapai Rp 87,55 triliun. Bagaimana dengan insentif tenaga kesehatan? Karena di media, diulas bahwa insentif belum didistribusikan. Kami mohon Pemerintah memberi perhatian kepada tenaga kesehatan yang menjadi garda terdepan,” kata Dewi.

Terkait penerapan new normal, legislator Fraksi Partai Golkar itu memahami langkah Pemerintah yang membuka sektor ekonomi dengan protokol Covid-19 yang kuat. Namun, karena masih tingginya kasus Covid-19, Dewi meminta peran Kemenkes ditingkatkan lagi. 

“Kami memahami langkah Pemerintah memberlakukan new normal karena ekonomi harus bergerak. Tapi, hingga hari ini kasus Covid-19 belum turun dan ada kekhawatiran gelombang kedua. Peran Kemenkes adalah kunci dari kesuksesan pertubuhan ekonomi yang akan dilakukan Pemerintah. Kami minta keseriusan Kemenkes, karena di sini keberhasilan pertumbuhan ekonomi ada pada kewaspadaan Kemenkes,” tuturnya. 

Pertemuan yang berlangsung selama dua jam ini juga membahas kekurangan Alat Pelindung Diri (APD), ketersedian tempat tidur untuk pasien Covid-19, ketersediaan obat dan alat, biaya per pasien yang terdampak Covid-19, mekanisme di segala lini dalam menghadapi new normal hingga target tes PCR 20 ribu per hari yang dicanangkan Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu. (dpr)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru

Pers Rilis

Hainan: Etalase Kebijakan Pintu Terbuka Tiongkok

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:45 WIB