Menjaga Persaingan Sehat dan Kompetitif, Penyelesaian Kasus BULL Dinilai Profesional

- Pewarta

Kamis, 5 Juli 2018 - 06:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Jakarta – Di saat kondisi ekonomi dunia yang tidak menentu dan cenderung melemah, tentunya seluruh instansi-instansi pemerintah harus mengedepankan efektifitas dan efisiensi dengan tetap menjaga transparansi dan persaingan yang sehat.

Apalagi perusahaan raksasa sekelas Pertamina sangat memerlukan jaringan penyedia barang maupun jasa yang luas dan bersaing dengan sehat untuk memastikan posisi Pertamina sebagai perusahaan minyak dan gas yang tangguh serta kompetitif.

Tentunya mata rantai distribusi minyak dan gas dalam negeri merupakan tanggung jawab yang sangat berat guna memastikan tidak pernah ada kelangkaan BBM di seluruh pelosok Indonesia dan memerlukan dukungan banyak penyedia jasa perkapalan yang kompetitif.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sangat disayangkan beberapa waktu yang lalu salah satu penyedia jasa perkapalan yang besar, PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL), terperosok karena 3 kapal mereka belum menyelesaikan proses kepabean sebelum disewakan kepada Pertamina.

Dalam audit BPK ditemukan kondisi tersebut yang mengakibatkan BPK mengeluarkan rekomendasi kepada Pertamina untuk memberi sanksi hitam kepada BULL yang telah ditindaklanjuti dan berujung dengan BULL tidak dapat mengikuti pengadaan baru kapal-kapal dengan Pertamina.

Ini tentu sangat memprihatinkan karena sangat mengurangi tingkat persaingan penyediaan jasa perkapalan kepada Pertamina dan rawan tindakan monopolistik yang merugikan Pertamina.

BACA SELANJUTNYA : Usaha Perkapalan Harus Memiliki Kemampuan Finansial yang Optimal

Berita Terkait

PROPAMI: Usulan MSCI Bukan Vonis Akhir, Pasar Modal RI Perlu Reformasi Nyata
Seminar Nasional PROPAMI Bahas Ekosistem Pasar Modal dari Berbagai Perspektif
Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra
Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi
Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia
Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar
Strategi SMMA Konversi Utang Jadi Saham, Langkah Cerdas Atasi Beban Finansial
CSA Index RI Agustus Tertinggi Sejak Awal Tahun

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:20 WIB

PROPAMI: Usulan MSCI Bukan Vonis Akhir, Pasar Modal RI Perlu Reformasi Nyata

Sabtu, 26 September 2026 - 20:02 WIB

Seminar Nasional PROPAMI Bahas Ekosistem Pasar Modal dari Berbagai Perspektif

Jumat, 5 Desember 2025 - 18:00 WIB

Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra

Jumat, 12 September 2025 - 22:03 WIB

Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi

Rabu, 20 Agustus 2025 - 15:17 WIB

Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia

Berita Terbaru

CGTN Luncurkan News Pal, Asisten Berita Berbasis AI

Pers Rilis

CGTN Luncurkan News Pal, Asisten Berita Berbasis AI

Jumat, 23 Okt 2026 - 04:18 WIB