MEDIA EMITEN – Perusahaan konstruksi pelat merah, PT Waskita Karya (Persero) Tbk berhasil meraih proyek baru senilai Rp 562 miliar hingga semester I 2021, di tengah masih pandemi Covid-19 yang angkanya terus melonjak.
Kondisi pandemi menimbulkan tekanan yang cukup besar bagi keuangan dan operasional perusahaan.
Ditambah saat ini varian Covid-19 terbaru juga telah memasuki Indonesia, dengan efek penyebarannya lebih cepat sehingga pemerintah menerapkan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) untuk menekan penyebarannya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Baca Juga: Indah Kiat Tutup Anak Usaha di Cayman Islands
Namun demikian menurut Vice President Corporate Secretary Waskita, Ratna Ningrum , perseroan tetap memperoleh kepercayaan dari para pelanggan.
Hal tersebut ditandai dengan diperolehnya beberapa proyek baru oleh Waskita. Pada akhir bulan Juni 2021, Waskita berhasil menambah 6 proyek baru ke dalam portofolionya, dengan total nilai mencapai Rp 562 miliar.
Emiten dengan kode saham WSKAT ditunjuk menjadi pemenang tender proyek Jalan Long Semamu – Long Bawan 2 senilai Rp 143 miliar dan proyek pembangunan Kampus Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) Tahap III dengan nilai kontrak mencapai Rp 158 miliar milik Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahaan Rakyat (PUPR).
Baca Juga:
Dikatakan, Waskita juga baru saja ditetapkan sebagai pemenang tender atas proyek Pengembangan Pavement Runway Service Performance Bandar Udara Hang Nadim Batam senilai Rp 96 miliar serta proyek Penataan Kawasan Pura Besakih milik Pemerintah Daerah Bali dengan nilai kontrak mencapai Rp 110 miliar.
Tidak hanya itu, Waskita juga berhasil memenangkan tender Pembangunan Rumah Susun dan Townhouse Duren Tiga Tahap 2 milik PT Bukit Asam Tbk dengan nilai kontrak mencapai Rp 55 miliar.
Ditambah, pada proyek Tower Transmisi tahun 2021 milik PT PLN (Persero) telah ditetapkan beberapa pemenang, di mana Waskita termasuk di dalamnya.
Ratna menambahkan, Waskita yang tergabung dalam konsorsium bersama beberapa kontraktor lain juga dinyatakan lolos proses kualifikasi pada proses tender proyek Pipanisasi Cikampek – Plumpang milik PT Pertamina (Persero) dan proyek Penyiapan Lahan Industri Utara dan Selatan milik PT Pupuk Kaltim.
Baca Juga:
Sigenergy Resmi Melantai di Bursa Efek Hong Kong, Didukung Investor Global Terkemuka
Pedoman Pertama tentang Penanganan Neuropati Perifer untuk Apoteker di Asia Pasifik
CGTN: Pertukaran Budaya Mempererat Hubungan Persahabatan Tiongkok-Vietnam
Dijelaskan, Perseroan terus berkomitmen untuk menjaga kepercayaan yang telah diberikan para pemilik proyek.
Simak Pula: Kemendag: Ekspor Pupuk Diperkirakan Capai US$ 13,7 Miliar Hingga Akhir Tahun
“Penyelesaian proyek yang tepat waktu dengan mutu terbaik menjadi prioritas Waskita,” ucap Ratna.
Dengan implementasi protokol kesehatan yang ketat di lingkungan proyek, Perseroan terus melaksanakan proses produksi untuk memastikan pencapaian progress dari setiap proyek.
Diungkapkan Ratna, perolehan proyek-proyek baru tersebut menjadi tambahan katalis positif untuk mendorong pemulihan kinerja dan kondisi keuangan Waskita.
“Selain perbaikan kinerja operasional, Waskita fokus pada program strategis untuk pemulihan keuangan yaitu divestasi ruas tol dan restrukturisasi keuangan,” jelas Ratna.
Baca Juga:
Krisis Pinjol Indonesia: Tembus Rp100 Triliun, Ini Cara FLIN Bantu Keluar dari Siklus Utang
Sebagai informasi, hingga akhir Semester 1 tahun ini Waskita mampu merealisasikan divestasi atas 3 dari 9 ruas yang ditargetkan untuk dilepas pada tahun ini.
Waskita sukses melepas ruas tol Medan – Kualanamu – Tebing Tinggi, ruas Cinere – Serpong, dan ruas Batang – Semarang.
“Dengan memanfaatkan momentum ini, kami yakin kinerja Waskita akan menunjukan perbaikan pada semester 2 tahun ini” kata Ratna. (wan)
Bac Pula: Pemkab Bogor Kembali Gelar Vaksinasi Massal untuk 2.500 Orang di TSI Puncak










