Laba Indocement Tergerus 1,58%, Imbas Lesunya Permintaan Semen

- Pewarta

Sabtu, 20 Maret 2021 - 10:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laba Indocement Tergerus 1,58%, Imbas Lesunya Permintaan Semen

MEDIA EMITEN – PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) mencatat penurunan kinerja keuangan lantaran lesunya permintaan semen akibat imbas pandemi Covid-19.

Emiten produsen semen ini mengalami penurunan laba bersih 1,58% dibandingkan akhir tahun 2019 dari Rp 1,835 triliun menjadi Rp 1,806 triliun di akhir 2020.

Dalam laporan keuangan perseroan yang telah diaudit seperti dikutip mediaemiten.com, laba laba per saham dasar turun dari Rp 498,56 menjadi Rp 490,69.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Produsen Semen Tiga Roda ini mencatat penurunan total pendapatan 11,01% dari Rp 15,939 triliun menjadi Rp 14,184 triliun.

Namun, beban pokok pendapatan tercatat sebesar Rp 9,07 triliun atau turun 13,03% dibanding akhir tahun 2019 yang tercatat Rp 10,439 triliun, sehingga laba kotor turun 7,03% menjadi Rp 5,113 triliun.  

Pada sisi ekuitas tercatat turun 3,91% dari Rp 23,08 triliun menjadi Rp 22,176 triliun.

Sementara total kewajiban tercatat sebesar Rp 5,168 triliun atau tumbuh 11,69% dibanding akhir tahun 2019 yang tercatat sebesar Rp 4,627 triliun.

Baca Juga: Indocement Targetkan Pasar Ekspor Naik 25%

Sebaliknya aset perseroan tercatat turun 1,31% dari Rp27,707 triliun menjadi Rp 27,344 triliun.

Sedangkan arus kas diperoleh dari aktivitas operasi tercatat sebesar Rp 3,538 triliun atau tumbuh 0,22% dibandingkan Rp 3,53 triliun

Indocement juga mengungkapkan, penjualan semen pada Februari 2021 sebesar 1,2 juta ton.

Menurut analis Mirae Asset Sekuritas, Mimi Halimin mengutip dari data Indocement bahwa penjualan semen perseroan turun 8,3% secara tahunan (year-on-year/YoY) dan turun 11,1% secara bulanan (month-on-month/MoM).

Volume penjualan produsen semen Tiga Roda ini lebih rendah dibandingkan pertumbuhan penjualan semen secara nasional yang tumbuh positif secara tahunan.

”Kondisi cuaca kurang baik juga menjadi salah satu faktor negatif yang berdampak pada penjualan INTP pada Februari,” tulis Mimi dalam riset terbarunya.

Mimi mencatat konsumsi semen domestik di Jakarta turun 8,6% YoY dan Jawa Barat turun 6,4% YoY.

Penjualan di pasar utama INTP ini relatif lebih rendah dibandingkan pertumbuhan volume total penjualan semen nasional yang tumbuh 0,8%.

Simak Juga: Warga Perumahan Dian Asri II Cibinong Dukung Pengurus RW Lawan Gugatan PT BPJ

Seiring dengan jumlah kasus positif Covid-19 yang terus berkurang dan aktivitas ekonomi perlahan kembali, Mimi yakin penjualan Indocement akan pulih dalam beberapa bulan ke depan.

Apalagi, aktivitas perekonomian diperkirakan lebih baik pada 2021 dengan potensi anggaran infrastruktur yang tinggi dan pemulihan di sektor properti. (ENI)

Berita Terkait

Abraham Rudy Tan Terpilih Sekjen ACCA, PSMTI Indonesia Cetak Sejarah Baru di Tingkat Asia Tenggara ASEAN
SapuLangit Media Kelola Lebih dari 200 Portal Berita, Mayoritas Media Ekonomi Bisnis dan Pers Daerah untuk Reputasi
Mesin Pabrik Jalan Terus tapi Pengiriman Tetap Telat, Ini Sebabnya
Jangan Terburu-Buru Menyimpan Emas Lama, Jual Emas Tanpa Surat Tetap Memiliki Nilai
Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan
Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 07:57 WIB

Abraham Rudy Tan Terpilih Sekjen ACCA, PSMTI Indonesia Cetak Sejarah Baru di Tingkat Asia Tenggara ASEAN

Kamis, 3 September 2026 - 07:51 WIB

SapuLangit Media Kelola Lebih dari 200 Portal Berita, Mayoritas Media Ekonomi Bisnis dan Pers Daerah untuk Reputasi

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:19 WIB

Mesin Pabrik Jalan Terus tapi Pengiriman Tetap Telat, Ini Sebabnya

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:34 WIB

Jangan Terburu-Buru Menyimpan Emas Lama, Jual Emas Tanpa Surat Tetap Memiliki Nilai

Sabtu, 8 November 2025 - 04:56 WIB

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya

Berita Terbaru

Ajang Tahunan Financial Street Resmi Dibuka

Pers Rilis

Ajang Tahunan Financial Street Resmi Dibuka

Selasa, 20 Okt 2026 - 12:17 WIB