Kredit Perbankan Tumbuh 10,64%

- Pewarta

Senin, 3 April 2023 - 17:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Otoritas Jasa Keuangan (OJK)/Dok

Foto ilustrasi: Otoritas Jasa Keuangan (OJK)/Dok

MEDIA EMITEN – Kredit perbankan tumbuh 10,64% secara tahunan pada Februari 2023 menjadi Rp 6.375,3 triliun, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan pada Januari 2023 yang sebesar 10,53%. Ini ditopang oleh pertumbuhan kredit investasi sebesar 13,01% secara tahunan.

“Secara month to month nominal kredit perbankan Februari 2023 meningkat 1,02% atau naik Rp 64,44 triliun,” kata Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Dian Ediana Rae, di Jakarta Senin 3 April 2023.

Sementara itu, Dana Pihak Ketiga (DPK) perbankan pada periode yang sama juga tumbuh 8,18% secara tahunan atau lebih tinggi dari 8,03% pada Januari sebelumnya.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“DPK tercatat menjadi Rp7.989 triliun dengan giro dan deposito sebagai pendorong utama. Secara month to month DPK pada Februari 2023 tumbuh 0,44% atauu naik Rp34,89 triliun,” katanya.

Komposisi DPK didominasi oleh CASA atau dana murah yang relatif stabil dan tidak terlalu terpengaruh oleh pergerakan suku bunga sehingga mendukung terjaganya kinerja likuiditas perbankan.

Hal ini tercermin dari rasio likuiditas perbankan yang masih berada di atas ambang batas atau threshold, seperti rasio Alat Likuid terhadap Non Core Deposit (AL/NCD) dan Alat Likuid terhadap DPK (AL/DPK) pada Februari 2023 masing-masing sebesar 129,58% dan 29% atau jauh di atas ambang minimal masing-masing 50% dan 10%.

Adapun Liquidity Coverage Ratio dan Net Stable Funding Ratio (NSFR) pada Desember 2022 masing-masing sebesar 244,20% dan 140,4%, jauh di atas ambang batas ketentuan masing-masing sebesar 100%.

Menurut OJK, risiko kredit di Februari 2023 tetap terjaga dengan rasio Non Performing Loan (NPL) net perbankan mencapai 0,75% atau turun dari posisi Januari 2023 yang sebesar 0,76%.

Di sisi lain kredit restrukturisasi COVID-19 di Februari 2023 terus turun menjadi Rp 427,70 triliun dari sebelumnya Rp435,74 triliun dengan jumlah debitur yang terus turun dari dua juta menjadi 1,93 juta nasabah.

Sementara itu, dari sisi permodalan, rasio kecukupan modal atau Capital Adequacy Rstio (CAR) industri perbankan berada di level cukup tinggi dan menguat menjadi 26,1% pada Januari 2023 dan sebelumnya 25,88%.

Berita Terkait

Persrilis.com dan New Media Network Luncurkan Solusi Distribusi Press Release dengan Audiens Lebih Luas
Transformasi Distribusi Press Release, Persrilis.com Gandeng New Media Network Jawab Tantangan Algoritma
Jangkauan Global dan Lokal: PR Newswire–PSPI Hadirkan Distribusi Pers Rilis yang Cepat dan Kredibel
Menulis dari Daerah: 24jamnews.com Buka Peluang Jurnalis Lokal Mandiri
Industri Pasar Modal Sambut Positif Keputusan RUA dan RUALB PROPAMI
Reformasi Pajak Penghasilan 2025: Apa yang Perlu HR dan Karyawan Ketahui?
Media Hallo.id Hadirkan Layanan Khusus Galeri Foto Perusahaan
Menkeu Sri Mulyani Kendalikan Bunga Utang di Tengah Badai Ekonomi

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 05:13 WIB

Persrilis.com dan New Media Network Luncurkan Solusi Distribusi Press Release dengan Audiens Lebih Luas

Senin, 18 Mei 2026 - 06:18 WIB

Transformasi Distribusi Press Release, Persrilis.com Gandeng New Media Network Jawab Tantangan Algoritma

Kamis, 20 November 2025 - 16:00 WIB

Jangkauan Global dan Lokal: PR Newswire–PSPI Hadirkan Distribusi Pers Rilis yang Cepat dan Kredibel

Kamis, 23 Oktober 2025 - 16:01 WIB

Menulis dari Daerah: 24jamnews.com Buka Peluang Jurnalis Lokal Mandiri

Senin, 29 September 2025 - 19:20 WIB

Industri Pasar Modal Sambut Positif Keputusan RUA dan RUALB PROPAMI

Berita Terbaru