Ketakutan Resesi, Saham Asia Pasifik Kembali Koreksi

- Pewarta

Senin, 17 Oktober 2022 - 08:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Mayoritas bursa saham Asia dibuka koreksi/Dok

Foto ilustrasi: Mayoritas bursa saham Asia dibuka koreksi/Dok

MEDIA EMITEN – Saham-saham di Asia-Pasifik kembali terkoreksi pada pembukaan perdagangan Senin, 17 Oktober 2022. Ketakutan terjadinya resesi membebani ekspektasi berlanjutnya pengetatan kebijakan moneter di seluruh dunia.

Nikkei 225 turun 1,53% di awal perdagangan sementara Topix kehilangan 1,07%.

Dolar AS terus melayang di tertinggi 32 tahun terhadap yen Jepang, terakhir diperdagangkan pada 148,55 per dolar.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di Australia, S&P/ASX 200 turun 1,59%.

Kospi Korea Selatan turun 1,35% dan Kosdaq turun 1,33%.

Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,6%.

Pasar mencermati beberapa negara di kawasan itu dijadwalkan untuk melaporkan data inflasi.

Sementara itu, Australia akan merilis statistik pengangguran dan China akan mengumumkan keputusan suku bunga pinjamannya.

Selama akhir pekan, Presiden China Xi Jinping memberikan pidato pada upacara pembukaan Kongres Nasional ke-20 Partai Komunis China yang berkuasa, di mana ia memperingatkan terhadap “gangguan oleh kekuatan luar” di Taiwan – sebuah pulau yang memiliki pemerintahan sendiri yang dilihat Beijing sebagai tempat pelarian.

Dia juga mengatakan China “tidak akan pernah berjanji untuk meninggalkan penggunaan kekuatan” untuk reunifikasi.

Saham AS ditutup lebih rendah minggu sebelumnya setelah survei University of Michigan menunjukkan ekspektasi inflasi meningkat.

Berita Terkait

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen
BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru
Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO
Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman
Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS
Di Plains, Georgia, Presiden Amerika Serikat ke-39 Jimmy Carter Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun
Presiden Suriah Bashar al-Assaddan dan Anggota Keluarganya Dikabarkan Telah Tiba di Moskow
Ketua BNSP Sampaikan Komitmen Penguatan Standar Halal Global melalui Kerjasama dengan Korea Muslim Federation

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:38 WIB

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen

Senin, 7 Juli 2025 - 10:04 WIB

BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru

Kamis, 3 April 2025 - 14:25 WIB

Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO

Rabu, 12 Februari 2025 - 13:24 WIB

Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman

Senin, 3 Februari 2025 - 08:04 WIB

Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS

Berita Terbaru