IHSG Senin Menguat Seiring Bertahannya Aksi Beli

- Pewarta

Kamis, 1 November 2018 - 03:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Jakarta -Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis dibuka melanjutkan penguatan seiring masih bertahannya aksi beli.

IHSG BEI dibuka menguat 23,57 poin atau 0,4 persen menjadi 5.855,22. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 5,87 poin atau 0,64 persen menjadi 928,59.

BACA JUGA : IHSG Lanjutkan Penguatan Ditopang Saham Kapitalisasi Besar

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Aksi beli yang masih bertahan pada awal November 2018 ini menjadi awal dari tren kenaikan IHSG,” kata analis senior CSA Research Institute Reza Priyambada di Jakarta, Kamis (1/11/12018).

Selain itu, lanjutnya, adanya data-data makroekonomi yang akan dirilis di awal pekan ini, diharapkan dapat memberikan dorongan positif.

Kemudian, aksi ambil untung juga diharapkan tidak terlalu terjadi agar tidak menghalangi peluang IHSG terus bergerak positif.

Ia memperkirakan, meningkatnya volume beli membuat IHSG akan mampu berada di kisaran atas target resisten 5.812-5.828.

Sebelumnya, kenaikan kembali terjadi di akhir Oktober setelah dibayang-bayangi potensi pembalikan arah melemah. Apalagi pergerakan intraday perdagangannya sempat mengalami penurunan hingga berada di bawah 5.800 dan membuat sebagian pelaku pasar panik.

Namun demikian, pasca menyentuh titik terendahnya di level 5.769,55, laju IHSG mampu kembali mengalami kenaikan hingga akhir sesi perdagangan.

Adanya imbas kenaikan sejumlah bursa saham global yang dibarengi dengan masih adanya rilis kinerja sejumlah emiten membantu IHSG kembali bertengger di zona hijaunya.

Bahkan bertahannya aksi beli investor asing turut menopang positif lanjutan dari IHSG.

Dari sisi makroekonomi, menguatnya laju Rupiah seiring dengan sejumlah sentimen positif tertentu terutama dari optimisme Pemerintah terhadap adanya tantangan masalah struktural ekonomi turut memberikan sentimen positif.

Bursa regional, di antaranya indeks Nikkei melemah 90,86 poin (0,41 persen) ke 21.829,6 , indeks Hang Seng menguat 442,92 poin (1,77 persen) ke 25.422,92, dan indeks Strait Times menguat 27,71 poin (0,92 persen) ke posisi 3.046,51. (cit)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru