IHSG Menguat Ditopang Saham Berkapitalisasi Besar

- Pewarta

Senin, 8 Oktober 2018 - 18:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) Senin (8/10/2018), ditutup menguat ditopang akumulasi beli investor terhadap saham-saham berkapitalisasi besar.

IHSG ditutup menguat 29,13 poin atau 0,51 persen menjadi 5.761,07. Sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 6,18 poin atau 0,69 persen menjadi 904,13.

BACA JUGA : Awal Pekan IHSG Menguat 3,37 Poin

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Head of Dealing Narada Kapital Indonesia, Indra Prasetiya di Jakarta, Senin menilai bahwa penguatan IHSG pada awal pekan ini lebih disebabkan faktor teknikal setelah mengalami tekanan pada pekan sebelumnya.

“Sebagian investor mulai melakukan akumulasi saham-saham berkapitalisasi besar,” katanya.

Selain itu, lanjut dia, penguatan IHSG juga disebabkan oleh spekulasi investor terhadap Pertemuan Tahunan Dana Moneter Internasional-Bank Dunia (IMF-WB) 2018 akan memicu investasi investor asing.

“Terkait IMF-WB masih belum tahu hasilnya, jadi sifatnya ke arah spekulasi saja. Diharapkan ada hasil positif dari pertemuan itu,” katanya.

Sementara itu tercatat, frekuensi perdagangan saham pada hari ini (5/10) sebanyak 362.220 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 12,96 miliar lembar saham senilai Rp6,90 triliun.
Sebanyak 167 saham naik, 216 saham menurun, dan 123 saham tidak bergerak nilainya.

Bursa regional, di antaranya indeks Shanghai melemah 104,84 poin (3,72 persen) ke 2.716,51, indeks Hang Seng melemah 370,00 poin (1,39 persen) ke 26.202,57, dan indeks Strait Times melemah 28,34 poin (0,881 persen) ke posisi 3.181,45. (zub)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru