IHSG Ditutup Menguat Seiring Berkurangnya Ketidakpastian Eksternal

- Pewarta

Kamis, 27 September 2018 - 18:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menguat sebesar 55,94 poin pada Kamis (27/9/2018)seiring berkurangnya ketidakpastian sentimen setelah the Fed menaikan suku bunga.

IHSG ditutup menguat 55,94 poin atau 0,95 persen menjadi 5.929,21, sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 12,71 poin atau 1,37 persen menjadi 938,21.

BACA JUGA : Setelah Kenaikan The Fed, IHSG Justru Menguat 14,68 Poin

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Riset Narada Aset Manajemen Kiswoyo Adi Joe di Jakarta, mengatakan penguatan IHSG seiring dengan kebijakan the Fed yang sudah diantisipasi pasar sehingga mengurangi ketidakpastian yang beredar di pasar.

“kebijakan the Fed sudah diperhitungkan atau ‘price in’ oleh investor saham di dalam negeri,” ujarnya.

Ia menyampaikan the Fed memutuskan untuk menaikkan suku bunga acuannya (Fed Fund Rate/FFR) sebesar 25 basis poin menjadi ke level 2,00-2,25 persen.

Di sisi lain, lanjut dia, Bank Indonesia yang juga melakukan hal sama, yakni menaikan suku bunga acuan 7-Day Reverse Repo Rate sebesar 25 basis poin menjadi 5,75 persen turut direspon positif pelaku pasar.

Kendati demikian, lanjut dia, aksi lepas investor asing menahan laju IHSG lebih tinggi. Berdasarkan data BEI, investor asing membukukan jual bersih atau “foreign net sell” sebesar Rp73,73 miliar pada hari ini (Kamis, 27/9).

Sementara itu tercatat, frekuensi perdagangan saham pada hari ini (27/9) sebanyak 349.083 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 11,64 miliar lembar saham senilai Rp8,26 triliun. Sebanyak 185 saham naik, 156 saham menurun, dan 150 saham tidak bergerak nilainya.

Bursa regional, di antaranya indeks Nikkei melemah 237,04 poin (0,99 persen) ke 23.796,74, indeks Hang Seng melemah 101,19 poin (0,36 persen) ke 27.715,67, dan indeks Strait Times melemah 2,36 poin (0,07 persen) ke posisi 3.236,74. (zub)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru