Hukum Berat Pelaku Perkosaan Terhadap Remaja di Tangerang!

- Pewarta

Senin, 15 Juni 2020 - 14:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI Sari Yuliati mengutuk keras pelaku perkosaan terhadap anak usia 16 tahun yang terjadi pada bulan Mei lalu di Tangerang, Banten dan menyebabkan korban depresi hingga akhirnya meninggal dunia.

“Saya sebagai perempuan dan sebagai seorang ibu, mengutuk perbuatan pelaku pemerkosaan remaja putri 16 tahun di Tangerang. Pelakunya keji!” ucap Sari melalui pesan singkatnya kepada Parlementaria, Minggu (14/6/2020). Sari mendorong pihak berwajib untuk mengusut tuntas dan memberikan hukuman seberat-beratnya pada pelaku.

Dijelaskan Sari, jika mengacu pada Pasal 285 KUHP, hukuman pelaku maksimal 12 tahun penjara. Sementara berdasarkan Pasal 80 dan 81 UU No. 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak, ancaman hukumannya paling singkat 10 tahun dan maksimal 20 tahun penjara. Ditambah Pasal 80 ayat 3 UU Perlindungan Anak yaitu kekerasan yang mengakibatkan meninggal dunia. Semua itu untuk memberi efek jera supaya tidak terulang kembali kasus serupa.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Politisi Fraksi Partai Golkar ini juga mengapresiasi kinerja Kepolisian yang sudah bertindak cepat menangkap empat dari tujuh pelaku perkosaan. Meski demikian Ia juga meminta pihak kepolisian untuk mendalami hubungan pemerkosaan dan depresi korban dengan meninggalnya korban. 

Menurut informasi yang didapat Sari, sebelum diperkosa, korban diberikan pil excimer. Lalu setelah diperkosa, korban sempat sakit dan depresi, hingga kemudian dirawat di Rumah Sakit Jiwa sampai akhirnya meninggal dunia.

“Ini perlu didalami oleh Kepolisian, bagaimana hubungan kasus pemerkosaan dengan meninggalnya korban. Bisa dikenakan pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana dan UU No 35 tahun 2009 tentang Narkotika atau pasal lain yang sesuai dengan fakta hukum,” tambahnya.

Tidak lupa Sari juga menyampaikan ucapan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban, serta berharap semoga ada titik terang kasus ini dan keadilan ditegakkan pihak yang berwajib. (dpr)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru