Harga Minyak Jatuh, Seret Pasar Saham Australia Lebih Rendah

- Pewarta

Kamis, 18 Juli 2019 - 09:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infofianansial.com, Sydney – Pasar saham Australia dibuka lebih rendah pada perdagangan Kamis pagi (18/7/2019), dengan penurunan saham-saham sektor energi sangat membebani indeks dan sektor keuangan berkontribusi terhadap kerugian.

Pada pukul 10.30 waktu setempat, indeks acuan S&P/ASX 200 turun 19,60 poin atau 0,29 persen menjadi diperdagangkan di 6.653,70 poin, sedangkan Indeks All Ordinaries yang lebih luas turun 22,10 poin atau 0,33 persen menjadi 6.741,90 poin.

“Investor Asia Pasifik menghadapi sesi yang mengecewakan setelah indeks Eropa dan AS kehilangan posisi semalam,” kata Kepala Strategi Pasar CMC Markets, Michael McCarthy.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saham-saham finansial sangat membebani pasar lokal, begitu pula saham-saham energi yang merosot di belakang harga-harga komoditas lebih rendah.

“Minyak tergelincir lagi karena aktivitas pasar secara keseluruhan miring kembali ke arah pertumbuhan yang lebih lemah dan lebih banyak akomodasi bank sentral.” Baca juga: Harga minyak terus merosot di tengah stok bahan bakar AS yang kuat

Sementara itu saham-saham layanan kesehatan dan teknologi menguat dan consumer discretionaries berhasil meningkat.

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia melemah dengan Commonwealth Bank turun 0,22 persen, Westpac Bank turun 0,29 persen, National Australia Bank turun 0,22 persen, dan ANZ turun 0,55 persen.

Saham-saham pertambangan beragam dengan Rio Tinto naik 0,21 persen, Fortescue Metals naik 0,34 persen, BHP turun 1,13 persen dan penambang emas Newcrest naik 2,72 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas negara merosot dengan Oil Search jatuh 3,38 persen, Santos turun 2,06 persen, dan Woodside Petroleum turun 2,38 persen.

Supermarket terbesar Australia tertekan dengan Coles turun 0,29 persen, dan Woolworths turun 0,41 persen.

Sementara itu raksasa telekomunikasi Telstra melemah 0,66 persen, perusahaan penerbangan nasional Qantas kehilangan 0,61 persen dan perusahaan biomedis CSL naik 0,11 persen. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua. (pep)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru