Harga Emas Turun Tipis, Tertahan Ketidakpastian Brexit

- Pewarta

Jumat, 18 Januari 2019 - 03:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Chicago – Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange turun tipis pada akhir perdagangan Jumat pagi (18/1/2019) di tengah dolar AS yang cenderung menguat, namun laju penurunan tertahan ketidakpastian kesepakatan Brexit dan penutupan pemerintahan AS.

Laporan Xinhua menyebutkan Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Februari, turun 1,50 dolar AS atau 0,12 persen, menjadi ditutup pada 1.229,30 dolar AS per ons.

Indeks dolar AS, ukuran greenback terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya, bertahan hampir tidak berubah pada 96,08 sekitar tengah hari.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketika dolar AS naik atau tetap kuat, itu akan menekan emas, karena logam kuning yang dihargakan dalam dolar AS menjadi kurang menarik bagi investor yang memegang mata uang lainnya.

Sementara itu, indeks Dow Jones Industrial Average AS berhasil bertahan di wilayah positif menuju penutupan pasar emas berjangka, dan memulai reli kemudian atas optimisme perdagangan China.

Jika ekuitas membukukan keuntungan, logam mulia biasanya bergerak turun, karena para investor tidak perlu mencari aset-aset safe haven.

Namun, ketidakpastian seputar Brexit dan penutupan sebagian pemerintahan yang berkepanjangan di Amerika Serikat, menahan kerugian lebih lanjut pada emas, salah satu aset safe-haven, kata para analis.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Maret turun 10,2 sen AS atau 0,65 persen, menjadi ditutup pada 15,536 dolar AS per ons. Platinum untuk pengiriman April naik 4,4 dolar AS atau 0,54 persen, menjadi 812,30 dolar AS per ons. (pep)

Berita Terkait

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen
BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru
Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO
Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman
Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS
Di Plains, Georgia, Presiden Amerika Serikat ke-39 Jimmy Carter Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun
Presiden Suriah Bashar al-Assaddan dan Anggota Keluarganya Dikabarkan Telah Tiba di Moskow
Ketua BNSP Sampaikan Komitmen Penguatan Standar Halal Global melalui Kerjasama dengan Korea Muslim Federation

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:38 WIB

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen

Senin, 7 Juli 2025 - 10:04 WIB

BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru

Kamis, 3 April 2025 - 14:25 WIB

Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO

Rabu, 12 Februari 2025 - 13:24 WIB

Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman

Senin, 3 Februari 2025 - 08:04 WIB

Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS

Berita Terbaru