Harga Emas Kembali Naik Tiga Dolar AS

- Pewarta

Jumat, 21 September 2018 - 03:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Chicago – Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange kembali menguat pada penutupan perdagangan Jumat (21/9/2018), ditopang dolar AS yang terus melemah.

Pelemahan dolar AS telah mempertahankan kontrak logam mulia berakhir di atas batas psikologis yang dipantau secara ketat 1.200 dolar AS per ounce untuk sesi kedelapan berturut-turut.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember, naik 3,0 dolar AS atau 0,25 persen, menjadi ditutup pada 1.211,3 dolar AS per ounce.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama rivalnya, turun 0,66 persen menjadi 93,9145 pada pukul 20.00 GMT. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Emas biasanya bergerak ke arah yang berlawanan dengan dolar AS, yang berarti jika dolar AS melemah maka emas berjangka akan naik, karena emas yang dihargakan dalam dolar AS menjadi lebih murah bagi investor yang menggunakan mata uang lainnya.

Dua hari sebelumnya, emas berjangka memang turun karena penguatan dolar AS dan kenaikan ekuitas AS mengurangi minat investasi terhadap logam mulia. Namun, kontrak emas masih diperdagangkan di atas level 1.200 dolar AS per ounce.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember bertambah 2,5 sen AS atau 0,18 persen, menjadi menetap di 14,305 dolar AS per ounce. Platinum untuk penyerahan Oktober naik 12,3 dolar AS, atau 1,5 persen, menjadi ditutup pada 834,2 dolar AS per ounce. (pep)

Berita Terkait

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen
BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru
Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO
Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman
Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS
Di Plains, Georgia, Presiden Amerika Serikat ke-39 Jimmy Carter Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun
Presiden Suriah Bashar al-Assaddan dan Anggota Keluarganya Dikabarkan Telah Tiba di Moskow
Ketua BNSP Sampaikan Komitmen Penguatan Standar Halal Global melalui Kerjasama dengan Korea Muslim Federation

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:38 WIB

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen

Senin, 7 Juli 2025 - 10:04 WIB

BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru

Kamis, 3 April 2025 - 14:25 WIB

Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO

Rabu, 12 Februari 2025 - 13:24 WIB

Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman

Senin, 3 Februari 2025 - 08:04 WIB

Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS

Berita Terbaru