Harga Emas Berjangka Turun Seiring Penguatan Dolar dan Ekuitas AS

- Pewarta

Rabu, 22 Mei 2019 - 03:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Chicago – Harga emas berjangka di Divisi COMEX New York Mercantile Exchange ditutup lebih rendah pada perdagangan Selasa (21/5/2019) karena saham menguat dan dolar AS menguat.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni turun 4,1 dolar AS, atau 0,32 persen, menjadi ditutup pada 1.273,20 dolar AS per ounce.

Indeks dolar AS yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama naik 0,1 persen menjadi 98,03, tak lama sebelum penutupan perdagangan emas.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Emas dan dolar biasanya bergerak berlawanan arah. Jika dolar naik, emas berjangka akan jatuh karena emas dibeli dalam dolar menjadi lebih mahal bagi investor yang memegang mata uang lain.

Sementara itu, acuan bursa saham Wall Street bangkit pada Selasa. Indeks Dow Jones Industrial Average naik 167,67 poin atau 0,65 persen menjadi 25.847,57 tak lama sebelum perdagangan emas berakhir.

Demikian pula dengan Indeks S&P 500 dan Indeks Komposit Nasdaq mengikuti kenaikan Dow.

Ketika ekuitas membukukan keuntungan, logam mulia biasanya turun, karena investor tidak perlu mencari tempat yang aman (safe haven).

Sedangkan untuk logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Juli turun 3,5 sen atau 0,24 persen menjadi ditutup pada 14,41 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli naik 1,20 dolar AS, atau 0,15 persen, menjadi 815,40 dolar AS per ounce. (ris)

Berita Terkait

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen
BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru
Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO
Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman
Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS
Di Plains, Georgia, Presiden Amerika Serikat ke-39 Jimmy Carter Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun
Presiden Suriah Bashar al-Assaddan dan Anggota Keluarganya Dikabarkan Telah Tiba di Moskow
Ketua BNSP Sampaikan Komitmen Penguatan Standar Halal Global melalui Kerjasama dengan Korea Muslim Federation

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:38 WIB

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen

Senin, 7 Juli 2025 - 10:04 WIB

BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru

Kamis, 3 April 2025 - 14:25 WIB

Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO

Rabu, 12 Februari 2025 - 13:24 WIB

Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman

Senin, 3 Februari 2025 - 08:04 WIB

Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS

Berita Terbaru