Fed Beri Sinyal Pengetatan Moneter Segera Berakhir

- Pewarta

Kamis, 4 Mei 2023 - 08:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Federal Reserve (Fed), Jerome Powell/Dok

Ketua Federal Reserve (Fed), Jerome Powell/Dok

 MEDIA EMITEN -Bank Sentral AS, Federal Reserve, pada Rabu (Kamis pagi WIB) memutuskan untuk menaikkan suku bunga 25 basis poin atau 0,25% menjadi 5% – 5,25%. Fed juga mengirim sinyak bahwa kemungkinan pengetatan kebijakan moneter akan segera berakhir.

Meskipun Bank Sentral AS menaikkan suku bunga sesuai dengan yang diharapkan oleh pasar keuangan, tetapi dalam pernyataan kebijakan Bank tersebut dihilangkan frasa “mengantisipasi” adanya kenaikan suku bunga lebih lanjut.

Perubahan ini tidak menutup kemungkinan Komite Penetapan Kebijakan Bank Sentral AS untuk menaikkan suku bunga kembali saat bertemu di bulan Juni.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Bank Sentral AS, Jerome Powell, mengatakan bahwa saat ini masih belum pasti apakah akan ada kenaikan suku bunga lebih lanjut di tengah kondisi perekonomian yang masih menghadapi inflasi yang tinggi, namun juga menunjukkan tanda-tanda perlambatan dan risiko pengawasan kredit yang ketat oleh bank-bank di depan mata.

Dalam konferensi pers yang diadakan setelah rilis pernyataan, Powell mengatakan bahwa inflasi tetap menjadi kekhawatiran utama, dan oleh karena itu, masih terlalu dini untuk mengatakan dengan pasti bahwa siklus kenaikan suku bunga telah berakhir.

“Kami siap melakukan lebih banyak,” katanya, dengan keputusan kebijakan mulai dari Juni ke depan akan dibuat secara “pertemuan dengan pertemuan”.

Dia juga menolak harapan pasar bahwa Komite Federal Open Market Committee akan menurunkan suku bunga tahun ini, dengan mengatakan bahwa langkah tersebut tidak mungkin terjadi.

“Kami di komite memiliki pandangan bahwa inflasi akan turun tidak begitu cepat, akan memakan waktu,” katanya kepada wartawan, dan “dalam kondisi seperti itu, jika perkiraan tersebut secara umum benar, maka tidak akan tepat untuk menurunkan suku bunga” tahun ini.

 

Berita Terkait

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen
BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru
Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO
Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman
Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS
Di Plains, Georgia, Presiden Amerika Serikat ke-39 Jimmy Carter Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun
Presiden Suriah Bashar al-Assaddan dan Anggota Keluarganya Dikabarkan Telah Tiba di Moskow
Ketua BNSP Sampaikan Komitmen Penguatan Standar Halal Global melalui Kerjasama dengan Korea Muslim Federation

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:38 WIB

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen

Senin, 7 Juli 2025 - 10:04 WIB

BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru

Kamis, 3 April 2025 - 14:25 WIB

Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO

Rabu, 12 Februari 2025 - 13:24 WIB

Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman

Senin, 3 Februari 2025 - 08:04 WIB

Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS

Berita Terbaru

Pers Rilis

ABC Impact Luncurkan “2025 Impact Review”

Rabu, 29 Apr 2026 - 10:22 WIB