Emas Berjangka Kembali Naik Ditopang Pelemahan Ekuitas AS

- Pewarta

Selasa, 7 Mei 2019 - 02:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Chicago – Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange lebih tinggi pada akhir perdagangan Selasa pagi (7/5/2019), melanjutkan kenaikan akhir pekan lalu, terutama didukung oleh pelemahan di pasar ekuitas Amerika Serikat.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Juni naik 2,5 dolar AS atau 0,2 persen menjadi ditutup pada 1.283,80 dolar AS per ounce.

Indeks acuan Wall Street turun secara signifikan. Pada tengah hari di New York, Dow Jones Industrial Average anjlok 248,31 poin atau 0,94 persen menjadi 26.256,64. Indeks S&P 500 dan Komposit Nasdaq mengikuti kejatuhan Dow.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketika ekuitas membukukan kerugian, logam mulia biasanya naik karena investor mencari aset-aset yang dinilai sebagai safe haven seperti logam mulia.

Namun, kenaikan harga emas lebih lanjut tertahan oleh penguatan dolar AS. Indeks dolar AS, ukuran greenback terhadap enam mata uang utama lainnya naik 0,02 persen menjadi 97,49 pada pukul 17.23 GMT, tak lama sebelum penyelesaian perdagangan emas.

Emas biasanya bergerak berlawanan arah dengan dolar AS, yang berarti jika dolar AS menguat maka emas berjangka akan turun, karena emas yang dihargai dalam dolar AS menjadi lebih mahal bagi investor yang menggunakan mata uang lainnya

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Juli turun 5,1 sen AS atau 0,34 persen menjadi 14,927 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli naik 6,10 dolar AS atau 0,7 persen, menjadi ditutup pada 880,90 dolar AS per ounce. (pep)

Berita Terkait

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen
BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru
Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO
Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman
Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS
Di Plains, Georgia, Presiden Amerika Serikat ke-39 Jimmy Carter Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun
Presiden Suriah Bashar al-Assaddan dan Anggota Keluarganya Dikabarkan Telah Tiba di Moskow
Ketua BNSP Sampaikan Komitmen Penguatan Standar Halal Global melalui Kerjasama dengan Korea Muslim Federation

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:38 WIB

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen

Senin, 7 Juli 2025 - 10:04 WIB

BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru

Kamis, 3 April 2025 - 14:25 WIB

Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO

Rabu, 12 Februari 2025 - 13:24 WIB

Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman

Senin, 3 Februari 2025 - 08:04 WIB

Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS

Berita Terbaru