DPR AS Loloskan RUU Plafon Utang

- Pewarta

Kamis, 1 Juni 2023 - 11:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: DPR AS loloskan RUU Plafon Utang untuk mencegah gagal bayar utang Gedung Putih/IST.

Foto ilustrasi: DPR AS loloskan RUU Plafon Utang untuk mencegah gagal bayar utang Gedung Putih/IST.

MEDIA EMITEN – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang dikuasasi Partai Republik meloloskan Rancangan Undang-Undang (RUU) terkait plafon utang emerintah AS.

Sebanyak 149 Repubikan dan 165 Demokrat mendukung RUU tersebut, sementara 71 Republikan dan 46 Demokrat lainnya menentang.

Pemungutan suara dilakukan setelah Menteri Keuangan Janet Yellen mengingatkan bahwa pemerintah AS akan kehabisan uang untuk membayar tagihan pada 5 Juni.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

RUU tersebut menangguhkan batas utang hingga 1 Januari 2025, dan membatasi pengeluaran non-militer, di antara langkah-langkah lainnya.

Presiden Joe Biden berterima kasih kepada anggota DPR tak lama setelah pemungutan suara untuk mengambil langkah maju yang penting untuk mencegah gagal bayar yang pertama kali dan melindungi pemulihan ekonomi bersejarah yang diperoleh dengan susah payah negara AS.

Biden menggambarkan kesepakatan yang dia buat dengan Ketua DPR Kevin McCarthy Sabtu (27/5/2023) sebagai kompromi bipartisan, tidak ada pihak yang mendapatkan semua yang diinginkannya.

Pemungutan suara mengikuti pertarungan yang berlarut-larut antara Partai Republik dan Demokrat atas prioritas pengeluaran. Ada juga kekhawatiran Partai Republik, yang memegang mayoritas di DPR, akan gagal mendukung Undang-Undang Tanggung Jawab Fiskal karena pertentangan yang datang dari barisan mereka sendiri.

Namun, McCarthy, seorang Republikan dari California, mengatakan dengan mendukung RUU tersebut, partai tersebut telah mengutamakan kepentingan warga Amerika.

Mengesahkan Undang-Undang Tanggung Jawab Fiskal adalah langkah pertama yang penting untuk mengembalikan Amerika ke jalurnya,” ucap McCarthy, Kamis (WIB).

Beberapa Republikan menampik ancaman gagal bayar utang AS sebagai taktik menakut-nakuti yang digunakan oleh Biden dan Demokrat untuk menerobos kebijakan pengeluaran mereka.

Kita tidak akan default. Kita menerima rekor pendapatan,” kata Scott Perry, Ketua House Freedom Caucus.

Berita Terkait

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen
BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru
Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO
Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman
Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS
Di Plains, Georgia, Presiden Amerika Serikat ke-39 Jimmy Carter Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun
Presiden Suriah Bashar al-Assaddan dan Anggota Keluarganya Dikabarkan Telah Tiba di Moskow
Ketua BNSP Sampaikan Komitmen Penguatan Standar Halal Global melalui Kerjasama dengan Korea Muslim Federation

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:38 WIB

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen

Senin, 7 Juli 2025 - 10:04 WIB

BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru

Kamis, 3 April 2025 - 14:25 WIB

Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO

Rabu, 12 Februari 2025 - 13:24 WIB

Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman

Senin, 3 Februari 2025 - 08:04 WIB

Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS

Berita Terbaru

Pers Rilis

ABC Impact Luncurkan “2025 Impact Review”

Rabu, 29 Apr 2026 - 10:22 WIB