MEDIA EMITEN -DPR AS akan menggelar rapat apda Selasa 30 Mei 2023 waktu setempat untuk membahas RUU plafon utang, sebelum disahkan oleh Kongres.
Presiden Demokrat Joe Biden mengatakan kesepakatan itu siap dibawa voting ke Kongres. Kesepakatan itu sangat diperlukn untuk mencegah pemerintah AS gagal membayar utangnya.
Biden dan McCarthy telah bernegosiasi selama berhai-hari untuk mendapat cukup suara dari kedua belah pihak, yakni Republikan dan anggota Demokrat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
McCarthy memperkirakan ia akan mendapat dukungan dari suara mayoritas rekan-rekannya dari Partai Republik. Sementra itu, pemimpin DPR Demokrat Hakeem Jeffries berharap dukungan dari Demokrat.
Perjanjian tersebut akan menangguhkan batas utang hingga 1 Januari 2025, membatasi pengeluaran dalam anggaran tahun 2024 dan 2025, menarik kembali dana COVID yang tidak terpakai, mempercepat proses perizinan untuk beberapa proyek energi, dan memasukkan persyaratan kerja tambahan untuk program bantuan pangan bagi rakyat tidak mampu.
RUU setebal 99 halaman itu akan mengesahkan lebih dari dana senilai $886 miliar untuk pengeluaran keamanan pada tahun fiskal 2024 dan lebih dari $703 miliar untuk pengeluaran non-keamanan pada tahun yang sama, tidak termasuk beberapa penyesuaian. Itu juga akan mengesahkan peningkatan 1% untuk pengeluaran keamanan pada tahun fiskal 2025.






