MEDIA EMITEN – Tiga indeks saham utama di Bursa AS Wall Street ditutup turun dengan Dow Jones anjlok 400 poin pada akhir erdagangan Kamis (Jumat agi WIB). Pasar merespons data klaim pengangguran yang menimbulkan kekhawatiran Fed kembali hawkish.
Dow Jones Industrial Average melemah 431,20 poin, atau 1,26%, ditutup pada 33.696,85. S&P 500 merosot 1,38% menjadi 4.090,41, dan Komposit Nasdaq turun 1,78% menjadi 11.855,83.
Microsoft dan Disney memberikan kontribusi terbesar terhadap penurunan Dow, masing-masing turun 2,66% dan 3,12%. Sementara Tesla anjok 5,69% setelah penarikan kendaraan, sehingga membebani S&P 500.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Bursa AS tergelincir setelah indeks harga produsen Januari, ukuran inflasi lainnya, naik 0,7% secara bulanan seperti dilaporkan Kamis. Sementara ekonom yang disurvei Dow Jones memperkirakan kenaikan 0,4%.
Klaim pengangguran awal secara tak terduga turun pada pekan yang berakhir 11 Februari, menurut laporan Departemen Tenaga Kerja.
Data baru muncul setelah indeks harga konsumen Januari dan laporan penjualan ritel lebih tinggi dari yang diperkirakan. Hal ini menunjukkan Fed akan melangkah lebih jauh dalam upaya menekan inflasi.
“Klaim pengangguran yang menurun menunjukkan pasar tenaga kerja tetap ketat,” kata Kepala Portofolio Konstruksi Morgan Stanley Mike Loewengart dikutip CNBC International.
Baca Juga:
Coda Perluas Upaya Pencegahan Penipuan melalui Kampanye Terbaru Guard Your Game
Praktik Integrasi “Eco+” Ningbo Ditampilkan dalam Forum SCO
Produk Guangdong Mendunia: Acara “Produk Zhongshan di Malaysia” Resmi Debut di Luar Negeri
Sementara Presiden Federal Reserve St. Louis James Bullard menganjurkan kenaikan suku bunga 50 basis poin. Kenaikan itu bisa terjadi di bulan Maret. Hal ini membebani bursa saham. Presiden Fed Cleveland Loretta Mester juga mengatakan pihaknya mendukung kenaikan suku bunga lebih besar.
Dow Jones berada di jalur mencatat kerugian mingguan ketiga berturut-turut. S&P 500 mendatar pada minggu ini, dan Nasdaq siap naik.
Investor juga akan mengamati pendapatan perusahaan seperti Dropbox, DoorDash, dan DraftKing. Semuanya dijadwalkan untuk melaporkan kinerja pada Kamis.





