Dow Jones Anjlok 400 Poin, Respons Data Pengangguran AS

- Pewarta

Jumat, 17 Februari 2023 - 07:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Suasana bursa saham di Wall Street, AS/DOk

Foto ilustrasi: Suasana bursa saham di Wall Street, AS/DOk

MEDIA EMITEN – Tiga indeks saham utama di Bursa AS Wall Street ditutup turun dengan Dow Jones anjlok 400 poin pada akhir erdagangan Kamis (Jumat agi WIB). Pasar merespons data klaim pengangguran yang menimbulkan kekhawatiran Fed kembali hawkish.

Dow Jones Industrial Average melemah 431,20 poin, atau 1,26%, ditutup pada 33.696,85. S&P 500 merosot 1,38% menjadi 4.090,41, dan Komposit Nasdaq turun 1,78% menjadi 11.855,83.

Microsoft dan Disney memberikan kontribusi terbesar terhadap penurunan Dow, masing-masing turun 2,66% dan 3,12%. Sementara Tesla anjok 5,69% setelah penarikan kendaraan, sehingga membebani S&P 500.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bursa AS tergelincir setelah indeks harga produsen Januari, ukuran inflasi lainnya, naik 0,7% secara bulanan seperti dilaporkan Kamis. Sementara ekonom yang disurvei Dow Jones memperkirakan kenaikan 0,4%.

Klaim pengangguran awal secara tak terduga turun pada pekan yang berakhir 11 Februari, menurut laporan Departemen Tenaga Kerja.

Data baru muncul setelah indeks harga konsumen Januari dan laporan penjualan ritel lebih tinggi dari yang diperkirakan. Hal ini menunjukkan Fed akan melangkah lebih jauh dalam upaya menekan inflasi.

“Klaim pengangguran yang menurun menunjukkan pasar tenaga kerja tetap ketat,” kata Kepala Portofolio Konstruksi Morgan Stanley Mike Loewengart dikutip CNBC International.

Sementara Presiden Federal Reserve St. Louis James Bullard menganjurkan kenaikan suku bunga 50 basis poin. Kenaikan itu bisa terjadi di bulan Maret. Hal ini membebani bursa saham. Presiden Fed Cleveland Loretta Mester juga mengatakan pihaknya mendukung kenaikan suku bunga lebih besar.

Dow Jones berada di jalur mencatat kerugian mingguan ketiga berturut-turut. S&P 500 mendatar pada minggu ini, dan Nasdaq siap naik.

Investor juga akan mengamati pendapatan perusahaan seperti Dropbox, DoorDash, dan DraftKing. Semuanya dijadwalkan untuk melaporkan kinerja pada Kamis.

Berita Terkait

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen
BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru
Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO
Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman
Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS
Di Plains, Georgia, Presiden Amerika Serikat ke-39 Jimmy Carter Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun
Presiden Suriah Bashar al-Assaddan dan Anggota Keluarganya Dikabarkan Telah Tiba di Moskow
Ketua BNSP Sampaikan Komitmen Penguatan Standar Halal Global melalui Kerjasama dengan Korea Muslim Federation

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:38 WIB

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen

Senin, 7 Juli 2025 - 10:04 WIB

BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru

Kamis, 3 April 2025 - 14:25 WIB

Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO

Rabu, 12 Februari 2025 - 13:24 WIB

Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman

Senin, 3 Februari 2025 - 08:04 WIB

Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS

Berita Terbaru

Pers Rilis

Praktik Integrasi “Eco+” Ningbo Ditampilkan dalam Forum SCO

Selasa, 28 Apr 2026 - 18:30 WIB