Dolar Melemah, Eskpektasi Kenaikan Suku Bunga ECB

- Pewarta

Selasa, 24 Januari 2023 - 08:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Dolar AS melemah terhadap euro/Dok.

Foto ilustrasi: Dolar AS melemah terhadap euro/Dok.

MEDIA EMITEN – Dolar melemah terhadap euro pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), pada satu titik mencapai level terendah baru 9-bulan. Pasar berspekulasi terkait komentar pejabat Bank Sentral Eropa yang mengisyaratkan kenaikan suku bunga jumbo tambahan di Eropa.

Euro mencapai setinggi 1,0927 dolar, diperdagangkan pada level tertinggi sejak April tahun lalu, sebelum memangkas kenaikan untuk diperdagangkan menguat 0,05% pada 1,08605 dolar.

Kenaikan awal euro dibantu oleh komentar dari anggota dewan gubernur Bank Sentral Eropa (ECB) Klaas Knot dan Peter Kazimir, yang keduanya menganjurkan untuk dua kenaikan 50 basis poin lagi pada pertemuan Februari dan Maret.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

ECB akan terus menaikkan suku bunga dengan cepat untuk memperlambat inflasi yang masih terlalu tinggi, Ketua ECB Christine Lagarde mengatakan pada Senin (23/1/2023), sebagian besar mengulangi pedoman kebijakan bank terbaru.

Survei para analis Reuters juga mendukung kenaikan 50 basis poin pada dua pertemuan berikutnya dan puncak suku bunga akhirnya 3,25 persen, dari tingkat saat ini 2%.

Dengan pertemuan kebijakan moneter untuk Federal Reserve dan ECB ditetapkan minggu depan, pasangan mata uang utama terjebak di dekat kisaran yang sudah dicapai Senin (23/1/2023).

Euro juga didukung oleh meredanya kekhawatiran resesi di tengah penurunan harga gas alam, menurut kepala strategi mata uang Rabobank, Jane Foley.

Dolar, yang telah naik terhadap yen setelah bank sentral Jepang (BoJ) menentang tekanan pasar untuk membalikkan kebijakan kontrol obligasi ultra-longgar minggu lalu, naik 0,83% pada 130,67 yen, menyusul perputaran liar minggu lalu antara 127,22 dan 131,58.


Para analis menganggap BoJ akan bertahan sampai setidaknya pertemuan kebijakan berikutnya pada Maret, meskipun satu rintangan akan menjadi penunjukan gubernur BoJ baru pada Februari.
Sementara itu, bitcoin sedikit berubah pada hari itu di 22.849 dolar AS, stabil setelah melonjak sekitar sepertiga nilainya sejak awal Januari, karena investor menghilangkan pesimisme setelah runtuhnya bursa kripto terkemuka FTX.

Berita Terkait

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen
BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru
Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO
Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman
Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS
Di Plains, Georgia, Presiden Amerika Serikat ke-39 Jimmy Carter Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun
Presiden Suriah Bashar al-Assaddan dan Anggota Keluarganya Dikabarkan Telah Tiba di Moskow
Ketua BNSP Sampaikan Komitmen Penguatan Standar Halal Global melalui Kerjasama dengan Korea Muslim Federation

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:38 WIB

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen

Senin, 7 Juli 2025 - 10:04 WIB

BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru

Kamis, 3 April 2025 - 14:25 WIB

Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO

Rabu, 12 Februari 2025 - 13:24 WIB

Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman

Senin, 3 Februari 2025 - 08:04 WIB

Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS

Berita Terbaru