Dolar AS Melemah di Tengah Sejumlah Data Ekonomi Terbaru

- Pewarta

Rabu, 26 September 2018 - 03:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, New York – Kurs dolar AS melemah terhadap mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Selasa (Rabu 26/9/2018 pagi WIB), karena investor mengkaji beberapa data ekonomi terbaru dan menunggu keputusan kebijakan suku bunga Federal Reserve AS.

Harga rumah naik sebesar 6,0 persen secara tahunan pada Juli, lebih lambat dari kenaikan Juni, menurut indeks nasional S&P Case-Shiller nasional, Selasa (25/9/2018).

Indeks 20 kota naik 5,9 persen secara tahunan, turun dari pertumbuhan 6,4 persen pada Juni. Indeks 10 kota naik 5,5 persen secara tahunan, turun dari pertumbuhan 6,0 persen di bulan sebelumnya.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Indeks Keyakinan Konsumen “The Conference Board” meningkat menjadi 138,4 pada September, meningkat dari 134,7 pada Agustus.

Para investor juga terus mengawasi pertemuan kebijakan dua hari Federal Reserve AS, karena bank sentral secara luas diperkirakan akan menaikkan suku bunga setelah mengakhiri pertemuannya pada Rabu waktu setempat (Kamis pagi WIB).

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,06 persen menjadi 94,1330 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi 1,1767 dolar AS dari 1,1758 dolar AS di sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi 1,3186 dolar AS dari 1,3118 dolar AS di sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi 0,7249 dolar AS dari 0,7256 dolar AS.

Dolar AS dibeli 112,93 yen Jepang, lebih tinggi dari 112,71 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS meningkat menjadi 0,9649 franc Swiss dari 0,9632 franc Swiss, dan naik menjadi 1,2950 dolar Kanada dari 1,2940 dolar Kanada. (pep)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru

Pers Rilis

Sundown Markette 2026 Hidupkan Atmosfer Ramadan di Kawasan GBK

Jumat, 13 Mar 2026 - 19:25 WIB