Dolar AS Melemah di Tengah Ketegangan Perdagangan

- Pewarta

Selasa, 26 Juni 2018 - 06:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, New York  – Kurs dolar AS melemah terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB) (26/6/2018), karena investor khawatir tentang meningkatnya ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat dan mitra dagang utamanya.

Para investor semakin khawatir bahwa ekonomi global dapat terpukul dari ketegangan antara ekonomi terbesar di dunia itu dan mitra utamanya, kata para ahli.

Di sisi ekonomi, Indeks Aktivitas Nasional Fed Chicago Fed (CFNAI) negatif 0,15 pada Mei, turun dari postif 0,42 pada April, menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang lebih lambat pada Mei, menurut Federal Reserve Bank of Chicago, Senin (25/6).

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, penjualan rumah keluarga tunggal baru AS pada Mei 2018 berada tingkat tahunan yang disesuaikan secara musiman 689.000 unit, mengalahkan estimasi pasar, kata Departemen Perdagangan.

Angka tersebut adalah 6,7 persen di atas tingkat April yang direvisi sebanyak 646.000 unit dan 14,1 persen di atas estimasi Mei 2017.

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama saingannya, turun 0,27 persen menjadi 94,265 di akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan New York, euro meningkat menjadi 1,1703 dolar AS dari 1,1662 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi 1,3282 dolar AS dari 1,3261 dolar AS di sesi sebelumnya. Dolar Australia jatuh ke 0,7404 dolar AS dari 0,7440 dolar AS.

Dolar AS dibeli 109,45 yen Jepang, lebih rendah dari 109,98 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS merosot ke 0,9857 franc Swiss dari 0,9897 franc Swiss, dan naik menjadi 1,3307 dolar Kanada dari 1,3268 dolar Kanada.  (pep)

Berita Terkait

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen
BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru
Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO
Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman
Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS
Di Plains, Georgia, Presiden Amerika Serikat ke-39 Jimmy Carter Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun
Presiden Suriah Bashar al-Assaddan dan Anggota Keluarganya Dikabarkan Telah Tiba di Moskow
Ketua BNSP Sampaikan Komitmen Penguatan Standar Halal Global melalui Kerjasama dengan Korea Muslim Federation

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:38 WIB

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen

Senin, 7 Juli 2025 - 10:04 WIB

BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru

Kamis, 3 April 2025 - 14:25 WIB

Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO

Rabu, 12 Februari 2025 - 13:24 WIB

Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman

Senin, 3 Februari 2025 - 08:04 WIB

Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS

Berita Terbaru