Mediaemiten.com, Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (1/10/2018), ditutup melemah 31,95 poin dipicu sentimen negatif eksternal.
IHSG ditutup melemah 31,95 poin atau 0,53 persen menjadi 5.944,66. Sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak turun 4,14 poin atau 0,44 persen menjadi 942,01.
“Isu unilateralisme yang berpotensi menghangat lagi menjadi salah satu sentimen negatif bagi IHSG,” kata Kepala Riset Valbury Sekuritas Alfiansyah di Jakarta, Senin (1/10/2018).
BACA JUGA : IHSG Dibuka Melemah 12,05 Poin
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia mengemukakan Presiden AS Donald Trump mendesak OPEC meningkatkan tingkat produksi untuk mencegah kenaikan harga lebih lanjut.
Namun, Arab Saudi dan sekutunya memutuskan untuk tidak menaikkan secara resmi pada pertemuan di Aljazair beberapa waktu lalu.
Sementara, sentimen dari dalam negeri, ia mengatakan, relatif kondusif. Keputusan Bank Indonesia menaikkan suku bunga memberikan kepastian bagi investor, keputusan itu juga diperkirakan dapat meredam potensi keluarnya aliran dana dari dalam negeri.
“Diharapkan keputusan itu bisa menjaga stabilitas dan membuat perekonomian Indonesia tetap stabil di tengah tekanan ekonomi global,” katanya.
Baca Juga:
WEPACK 2026 Tampilkan Masa Depan Industri Kemasan Melalui Delapan Pameran Terintegrasi di Shenzhen
Mengakhiri “Kesenjangan Produktivitas”: Bisakah iPad Jadi Pengganti Laptop?
Sementara itu, tercatat frekuensi perdagangan saham pada Senin sebanyak 319.998 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 9,13 miliar lembar saham senilai Rp6,08 triliun. Sebanyak 195 saham naik, 212 saham menurun, dan 104 saham tidak bergerak nilainya.
Bursa regional, di antaranya indeks Nikkei menguat 125,72 poin (0,52 persen) ke 24.245,76, indeks Kospi melemah 4,19 poin (0,18 persen) ke 2.338,88, dan indeks Strait Times melemah 1,59 poin (0,05 persen) ke posisi 3.255,46. (zub)





