Dipicu Sentimen Negatif Eksternal, IHSG Ditutup Melemah

- Pewarta

Senin, 1 Oktober 2018 - 18:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (1/10/2018), ditutup melemah 31,95 poin dipicu sentimen negatif eksternal.

IHSG ditutup melemah 31,95 poin atau 0,53 persen menjadi 5.944,66. Sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak turun 4,14 poin atau 0,44 persen menjadi 942,01.
“Isu unilateralisme yang berpotensi menghangat lagi menjadi salah satu sentimen negatif bagi IHSG,” kata Kepala Riset Valbury Sekuritas Alfiansyah di Jakarta, Senin (1/10/2018).

BACA JUGA : IHSG Dibuka Melemah 12,05 Poin

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mengemukakan Presiden AS Donald Trump mendesak OPEC meningkatkan tingkat produksi untuk mencegah kenaikan harga lebih lanjut.

Namun, Arab Saudi dan sekutunya memutuskan untuk tidak menaikkan secara resmi pada pertemuan di Aljazair beberapa waktu lalu.

Sementara, sentimen dari dalam negeri, ia mengatakan, relatif kondusif. Keputusan Bank Indonesia menaikkan suku bunga memberikan kepastian bagi investor, keputusan itu juga diperkirakan dapat meredam potensi keluarnya aliran dana dari dalam negeri.

“Diharapkan keputusan itu bisa menjaga stabilitas dan membuat perekonomian Indonesia tetap stabil di tengah tekanan ekonomi global,” katanya.

Sementara itu, tercatat frekuensi perdagangan saham pada Senin sebanyak 319.998 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 9,13 miliar lembar saham senilai Rp6,08 triliun. Sebanyak 195 saham naik, 212 saham menurun, dan 104 saham tidak bergerak nilainya.

Bursa regional, di antaranya indeks Nikkei menguat 125,72 poin (0,52 persen) ke 24.245,76, indeks Kospi melemah 4,19 poin (0,18 persen) ke 2.338,88, dan indeks Strait Times melemah 1,59 poin (0,05 persen) ke posisi 3.255,46. (zub)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru

Pers Rilis

ABC Impact Luncurkan “2025 Impact Review”

Rabu, 29 Apr 2026 - 10:22 WIB