Diborong Bank Sentral, Permintaan Emas Global Naik Empat Persen pada 2018

- Pewarta

Jumat, 1 Februari 2019 - 04:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Beijing – Permintaan emas global meningkat pada 2018 didorong pembelian tinggi multidekade bank-bank sentral serta percepatan investasi dalam emas batangan dan koin di paruh kedua tahun lalu, sebuah laporan menunjukkan pada Kamis (31/1/2019).

Permintaan emas global naik empat persen dari setahun sebelumnya menjadi sekitar 4.345 ton pada tahun lalu, menurut laporan yang dikeluarkan oleh Dewan Emas Dunia (World Gold Council/WGC).

Pembelian emas bersih oleh bank-bank sentral menunjukkan peningkatan 74 persen secara tahun-ke-tahun menjadi 651,5 ton pada 2018 atau total tahunan tertinggi kedua dalam catatan, menurut laporan tersebut, seperti dikutip dari Xinhua.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada 2018, permintaan perhiasan untuk emas mencapai 2.200 ton, yang setingkat dengan tahun sebelumnya. Permintaan emas batangan dan koin meningkat empat persen menjadi 1.090 ton tahun lalu.

Exchange Trade Funds (ETF) berbasis emas atau reksa dana berbasis emas yang diperdagangkan di bursa, dan produk-produk sejenis hanya melihat arus masuk bersih yang moderat sebesar 68,9 ton selama 2018, turun 67 persen dari 2017.

Emas yang digunakan di sektor teknologi mencapai 334,6 ton pada 2018, naik hanya satu persen dari tahun sebelumnya, dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti pertumbuhan penjualan ponsel pintar yang lebih lambat, kata laporan WGC. (pep)

Berita Terkait

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen
BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru
Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO
Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman
Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS
Di Plains, Georgia, Presiden Amerika Serikat ke-39 Jimmy Carter Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun
Presiden Suriah Bashar al-Assaddan dan Anggota Keluarganya Dikabarkan Telah Tiba di Moskow
Ketua BNSP Sampaikan Komitmen Penguatan Standar Halal Global melalui Kerjasama dengan Korea Muslim Federation

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:38 WIB

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen

Senin, 7 Juli 2025 - 10:04 WIB

BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru

Kamis, 3 April 2025 - 14:25 WIB

Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO

Rabu, 12 Februari 2025 - 13:24 WIB

Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman

Senin, 3 Februari 2025 - 08:04 WIB

Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS

Berita Terbaru