Citibank Kantongi Laba Rp1,4 Triliun, Turun 21 Persen

- Pewarta

Jumat, 9 November 2018 - 01:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Jakarta – Citibank N.A Indonesia memperoleh laba bersih Rp1,4 triliun per kuartal III 2018 atau turun 21 persen dibandingkan periode sama 2017 sebesar Rp1,9 triliun.

Chief Executive Officer Citibank N.A. Indonesia Batara Sianturi di Jakarta, Kamis (8/11/2018), mengatakan penurunan laba lebih karena aksi hati-hati korporasi dengan melakukan pencadangan kerugian tahun ini.

Sementara pada 2017, bank yang berkantor pusat di New York, AS itu menikmati menebalnya laba karena cadangan kerugian dikembalikan ke pendapatan.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Yang dicadangkan enggak jadi dipakai, dibalikkan, sehingga membuat profit tahun lalu besar, dan karena dilakukan pada kuartal pertama jadi pengaruhnya pada kuartal II, III bahkan nanti sampai kuartal IV,” katanya.

Menurut Batara, meski terjadi penurunan laba, kinerja Citibank masih relatif baik dan sejalan dengan rencana bisnis bank. Terlebih Citibank juga harus mengantisipasi tekanan dari volatilitas pasar keuangan.

Pertumbuhan kredit Citibank hingga akhir kuartal III 2018 sebesar 22 persen (tahun ke tahun) menjadi Rp48,5 triliun, yang didorong oleh pertumbuhan pada lini bisnis perbankan institusional (institutional banking), yang didominasi pinjaman dari sektor keuangan, pertambangan, dan manufaktur.

Pertumbuhan kredit itu juga sejalan dengan dana pihak ketiga yang tumbuh 10 persen, sehingga rasio kredit ke pendanaan sebesar 76,5 persen.

Adapun rasio kewajiban penyediaan modal minimum (KPMM) sebesar 23,95 persen, sedangkan kualitas aset tercermin dari rasio kredit bermasalah (non performing loan/NPL) yang sebesar 2,37 persen (gross) dan 0,70 persen (netto).

Menurut Batara, untuk semakin meningkatkan kinerja perusahaan, pihaknya akan fokus untuk mengembangkan layanan digital pada 2019 untuk menyasar perilaku konsumen perbankan yang sudah berubah.

“Tujuan akhir dari pengembangan digital banking adalah mewujudkan 100 persen transaksi bisa dilakukan melalui mobile banking,” kata dia. (iap)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru