Bergerak Liar, Wall Street Ditutup Datar

- Pewarta

Sabtu, 21 Mei 2022 - 10:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Suasana bursa saham Wall Street, AS/Dok

Foto ilustrasi: Suasana bursa saham Wall Street, AS/Dok

MEDIA EMITEN –Tiga indeks utama saham di bursa Wall Street ditutup beragam, nyaris datar dalam sesi perdagangan saham yang liar pada Jumat (Sabtu pagi WIB).

Indeks Dow Jones Industrial Average meningkat 8,77 poin atau 0,03% menjadi 31.261,90 poin. Indeks S&P 500 bertambah 0,57 poin atau 0,01% menjadi 3.901,36 poin. Nasdaq Composite ditutup turun 33,88 poin atau 0,30% menjadi 11.354,62 poin.

Enam dari 11 sektor utama S&P 500 berakhir di zona hijau, dengan sektor perawatan kesehatan memimpin kenaikan, menguat 1,26%. Sementara itu, sektor konsumen non-primer tergelincir 1,53%, merupakan kelompok berkinerja terburuk.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selama sepekan, indeks S&P 500 tergelincir 3%, Dow Jones kehilangan 2,9%, dan Nasdaq merosot 3,8%.

S&P 500 dan Nasdaq mencatat kerugian tujuh minggu berturut-turut, penurunan beruntun terpanjang sejak berakhirnya gelembung dotcom pada 2001. Sementara Dow mengalami penurunan mingguan kedelapan berturut-turut, terpanjang sejak 1932 selama Depresi Hebat.

Kekhawatiran tentang lonjakan inflasi dan kenaikan suku bunga telah memukul pasar saham AS tahun ini, dengan sinyal bahaya dari Walmart Inc dan pengecer lain minggu ini menambah kekhawatiran tentang ekonomi.

S&P 500 menghabiskan sebagian besar sesi di wilayah negatif . Jika penutupan turun 20% dari level rekor akan mengkonfirmasi S&P 500 telah berada di pasar bearish sejak mencapai level tertinggi Januari itu, menurut definisi umum.

Sangat membebani S&P 500, Tesla jatuh 6,4% setelah Elon Musk mengecam klaim yang “sama sekali tidak benar” dalam sebuah laporan berita bahwa ia melecehkan seorang pramugari di jet pribadi pada 2016.

Saham megacap lainnya juga turun, dengan Apple, pemilik Google Alphabet Inc turun masing-masing 1,3% dan Nvidia kehilangan 2,5%.

Volume transaksi di bursa AS mencapai 13,0 miliar saham, dibandingkan dengan rata-rata 13,5 miliar selama 20 hari perdagangan terakhir.

Berita Terkait

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen
BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru
Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO
Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman
Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS
Di Plains, Georgia, Presiden Amerika Serikat ke-39 Jimmy Carter Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun
Presiden Suriah Bashar al-Assaddan dan Anggota Keluarganya Dikabarkan Telah Tiba di Moskow
Ketua BNSP Sampaikan Komitmen Penguatan Standar Halal Global melalui Kerjasama dengan Korea Muslim Federation

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:38 WIB

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen

Senin, 7 Juli 2025 - 10:04 WIB

BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru

Kamis, 3 April 2025 - 14:25 WIB

Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO

Rabu, 12 Februari 2025 - 13:24 WIB

Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman

Senin, 3 Februari 2025 - 08:04 WIB

Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS

Berita Terbaru

Pers Rilis

Praktik Integrasi “Eco+” Ningbo Ditampilkan dalam Forum SCO

Selasa, 28 Apr 2026 - 18:30 WIB