Bank Sentral Argentina Naikkan Suku Bunga jadi 60 Persen

- Pewarta

Jumat, 31 Agustus 2018 - 04:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 Bank Sentral Argentina (BCRA).

Bank Sentral Argentina (BCRA).

Mediaemiten.com, Buenos Aires – Bank Sentral Argentina (BCRA) menaikkan suku bunga acuannya menjadi 60 persen pada Kamis (30/8/2018) di tengah pasar yang sangat fluktuatif di mana mata uang peso terus merosot.

Suku bunga acuan terbaru meningkat 15 persentase poin dari sebelumnya 45 persen, menjadikannya yang tertinggi di dunia. Langkah itu dilakukan karena peso menukik ke rekor terendah 40 peso terhadap dolar AS pada Kamis (30/8/2018) pagi.

BCRA mengatakan akan mempertahankan suku bunga acuannya sampai setidaknya Desember tahun ini.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini sebagai tanggapan terhadap nilai tukar mata uang asing dan risiko yang dapat mengakibatkan risiko inflasi domestik lebih besar,” kata BCRA dalam sebuah pernyataannya.

Lembaga itu juga menaikkan cadangan bank sebesar lima poin dalam sebuah upaya yang diharapkan akan menstabilkan mata uang lokal.

Ini dilakukan segera setelah Presiden Argentina Mauricio Macri meminta Dana Moneter Internasional (IMF) pada Rabu (29/8/2018) untuk mempercepat pemberian pinjaman 50 miliar dolar AS seiring memburuknya krisis ekonomi di negara tersebut.

IMF setuju untuk memajukan pembayaran pinjaman. Argentina telah menerima pinjaman pertama sebesar 15 miliar dolar AS.

IMF pada Rabu (29/8/2018) menyebutkan tengah mempertimbangkan langkah yang paling tepat untuk membantu Argentina.

“Kami mendukung kebijakan pemerintah Argentina dan siap untuk memberikan bantuan yang paling tepat,” kata Direktur IMF Christine Lagarde seperti dikutip BBC News.

Macri mengatakan ada “ekspresi kurangnya kepercayaan di pasar” atas kemampuan negara untuk memenuhi kewajiban keuangannya untuk 2019.
(pep)

Berita Terkait

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen
BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru
Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO
Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman
Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS
Di Plains, Georgia, Presiden Amerika Serikat ke-39 Jimmy Carter Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun
Presiden Suriah Bashar al-Assaddan dan Anggota Keluarganya Dikabarkan Telah Tiba di Moskow
Ketua BNSP Sampaikan Komitmen Penguatan Standar Halal Global melalui Kerjasama dengan Korea Muslim Federation

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:38 WIB

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen

Senin, 7 Juli 2025 - 10:04 WIB

BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru

Kamis, 3 April 2025 - 14:25 WIB

Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO

Rabu, 12 Februari 2025 - 13:24 WIB

Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman

Senin, 3 Februari 2025 - 08:04 WIB

Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS

Berita Terbaru