MEDIA EMITEN – Hari pertama perdagangan pasca libur Lebaran, investor dilanda panic selling melihat asing mengobral saham-saham (net foreign sell/NFS) hingga mencapai Rp 2,6 triliun di pasar reguler. Indeks harga saham gabungan (IHSG) ambles 4,42% ke level 6.909,751 pada penutupan perdagangan Senin, 9 Mei 2022.
Saham-saham bluechip ikut dilego asing sehingga mengalami auto reject bawah (ARB), seperti BBRI, BMRI, ASII, dan TLKM meski penutupannya TLKM menguat tipis di level Rp 4310.
Kejatuhan IHSG mengikuti bursa saham Asia yang mayoritas ditutup turun, seperti Nikkei Jepang anjlok 2,53%, Kospi Korea turun 1,27%. Kekhawatiran lonjakan inflasi yang berpotensi membuat Fed makin agresif dalam menaikkan suku bunga membuat pasar saham global rontok.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pada sidang FOMC Juni mendatang, Fed diperkirakan akan menaikkan suku bunga acuan 50- 75 basis poin. Selain itu, awal Juni, neraca The Fed juga akan dirampingkan. Pembelian Treasury akan dikurangi USD 30 miliar per bulan. Pembelian MBS akan dipangkas USD 17.5 miliar per bulan. Faktor ini yang menjadi perhatian investor saham,” kata mantan Dirut Bursa Efek Jakarta, Hasan Zein Mahmud.
Berdasarkan data RTI, indeks sektor teknologi memimpin penurunan sebesar -4,98%, diikuti sektor keuangan -4,43%, IDXINFRA -3,37%, IDXHEALTH -2,80%, IDXBASIC -2,81%, IDXCYCLIC -2,50%, IDXINDUST -2,46%, IDXPROPERT -2,09%, IDXNONCYC -1,92%. Sedangkan sektor yang mengalami penguatan adalah IDXTRANS naik 1,79% dan IDXENERGY naik 0,23%.
Saham-saham yang tergolong top gainer antara lain; LAND yang naik 35 point atau menguat 34,31% ke level 137. SMDR menguat 25,00% atau bertambah 500 point ke level 2.500. NICL menguat 23,18% atau naik 16 point ke level 85. SONA menguat 22,46% atau naik 730 point ke level 3.980. PSSI yang naik 115 point atau menguat 20,72% ke level 670.
Saham-saham yang tergolong top losser antara lain; BMRI -625 point atau melemah -6,98% ke level 8.325. BBRI melemah -6,98% atau koreksi -340 point ke level 4.530. DMMX terkoreksi -135 point atau melemah -6,97% ke level 1.800. IATA turun -14 point atau melemah -6,93% ke level 188. ASII melemah -525 point atau turun -6,93% ke level 7.050.
Di sisi lain, Indeks LQ45 tercatat melemah -5,48% ke level 1.025,945. Sedangkan, JII turun -4,02% ke level 594,303. Selanjutnya, IDX30 ditutup melemah -5,73% ke level 549,652. Sementara IDX80 tercatat turun -5,02% ke level 144,982.







