Antisipasi The Fed, IHSG Melemah Tipis

- Pewarta

Rabu, 26 September 2018 - 18:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (26/9/2018) ditutup melemah tipis sebesar 1,02 poin di tengah antisipasi investor terhadap kebijakan Bank Sentral Amerika Serikat the Fed.

IHSG ditutup melemah 1,02 poin atau 0,02 persen menjadi 5.873,27. Sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak turun 1,11 poin atau 0,12 persen menjadi 925,50.

BACA JUGA : Seiring Pelemahan Bursa Jepang, IHSG Turun 2,74 Poin

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Analis Indo Premier Sekuritas Mino di Jakarta, Rabu mengatakan bahwa pergerakan IHSG relatif mendatar di tengah antisipasi investor terhadap hasil pertemuan the Fed dalam pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) pada pekan ini.

“Secara umum pasar menunggu keputusan the Fed mengenai kebijakan suku bunganya, situasi itu membuat perilaku investor cenderung melakukan transaksi jangka pendek sehingga IHSG berakhir ditutup mendatar,” ujarnya.

Di sisi lain, lanjut dia, isu perang dagang juga masih membayangi, kondisi itu menambah kesulitasn bagi investor dalam menentukan kebijakan investasinya.

Kendati demikian, ia mengatakan, secara teknikal masih terdapat peluang penguatan kembali atau “rebound” bagi IHSG ke depannya. Diproyeksikan, IHSG akan bergerak di kisaran 5.850-5.910 poin pada Kamis (27/9) besok.

Sementara itu tercatat, frekuensi perdagangan saham pada hari ini (26/9) sebanyak 374.940 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 10,88 miliar lembar saham senilai Rp7,62 triliun.

Sebanyak 180 saham naik, 180 saham menurun, dan 126 saham tidak bergerak nilainya.

Bursa regional, di antaranya indeks Nikkei menguat 93,52 poin (0,39 persen) ke 24.033,78, indeks Hang Seng menguat 317,47 poin (1,15 persen) ke 27.816,86, dan indeks Strait Times menguat 3,02 poin (0,09 persen) ke posisi 3.239,10. (zub)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru

Pers Rilis

Thunes Luncurkan Pembayaran di Waktu Nyata ke Selandia Baru

Selasa, 21 Apr 2026 - 02:00 WIB