Angka Kriminalitas Naik, Warga Jangan Bawa Barang yang Mencolok

- Pewarta

Kamis, 18 Juni 2020 - 10:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Angka Kriminalitas Naik, Warga Jangan Bawa Barang yang Mencolok

Mediaemiten.com, Jakarta – Polri mengimbau masyarakat untuk tidak menggunakan barang yang mencolok di masa transisi new normal ini. Hal itu guna mencegah aksi kejahatan yang mulai meningkat.

“Hal inilah yang menjadi permasalahan karena dengan meningkatkan aktivitas masyarakat tentunya tidak luput dari para pelaku kejahatan,” ucap Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono, Rabu (17/6/2020).

Awi mengatakan masyarakat diminta untuk tetap waspada mengingat aktivitas kini berangsur mulai normal. Masyarakat diharapkan juga tidak menggunakan barang yang dapat memancing para pelaku kejahatan.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tentunya masyarakat harus mulai berhati-hati jika menggunakan perhiasan, kendaraan bermotor saat melewati jalan yang sepi di malam hari dan kurang penerangan serta saat meninggalkan kendaraan atau rumah harus pastikan betul-betul terkunci khususnya roda dua untuk diberikan kunci extra,” jelasnya.

Awi mengungkapkan bahwa angka kriminalitas di masa transisi new normal mengalami peningkatan pada akhir bulan Mei Sampai bulan Juni ini. Meningkatnya angka kriminalitas ini disebut karena aktivitas masyarakat yang berangsur mulai normal.

“Sesuai data yang ada pada Minggu 23 ke Minggu 24 mengalami kenaikan yang dipengaruhi oleh masa transisi menuju new normal. Aktivitas masyarakat meningkat untuk berkerja dan keluar rumah yang menjadikan penyebab kenaikan angka kriminalitas,” ungkapnya.

Meski angka kriminalitas meningkat, Awi menegaskan Polri tetap hadir untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Awi meminta kerjasama maayarakat untuk bersama sama menjaga Kamtibmas.

“Tentunya hal ini diserahkan kepada jajaran yang memang sudsh sangat memahami situasi mulai dari mapping tempat rawan Kamtibmas serta melakukan penyuluhan kepada masyarakat untuk meningkatkan peran serta masyarakat dengan melalui sistem keamanan lingkungan serta meningkatkan patroli daerah rawan,” tuturnya.

Polri juga menggandeng TNI, pemerintah daerah serta stakholder lainnya untuk menjamin keamanan masyarakat.

“Tentunya peran serta masyarakat sangat dibutuhkan, saat ini Polri berkerjasama dengan TNI, Pemerintah Daerah, Security dan keamanan swadaya untuk bersama-sama menjaga agar situsi menjadi kondusif,” pungkasnya. (pol)

Berita Terkait

Emiten Berlaba Pertumbuhan Kinerja Wilmar Group Dibayangi Kasus Perampasan Lahan Rakyat
Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media
Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik
Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU
PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 07:48 WIB

Emiten Berlaba Pertumbuhan Kinerja Wilmar Group Dibayangi Kasus Perampasan Lahan Rakyat

Minggu, 18 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:55 WIB

Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Berita Terbaru

Pers Rilis

Desa Changjiang: Satu Dekade Revitalisasi

Jumat, 6 Nov 2026 - 08:43 WIB