Amazon Akan PHK 9.000 Karyawan Lagi

- Pewarta

Selasa, 21 Maret 2023 - 08:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi:  Pendiri Amazon Jeff Bezos /IST.

Foto ilustrasi: Pendiri Amazon Jeff Bezos /IST.

MEDIA EMITEN – Amazon berencana melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK 9.000) karyawannya untuk efisiensi perusahaan di tengah badai ketidakpastian ekonomi global.

Sebelumnya, perusahaan multinasional teknologi dan e-commerce asal Amerika Serikat telah melakukan PHK 300 ribu tenaga kerjanya yang tersebar di berbagai negara di dunia dalam beberapa bulan terakhir.

CEO Amazon, Andy Jassy, mengatakan bahwa keputusan PHK ini berasal dari analisis prioritas dan ketidakpastian ekonomi yang sedang berlangsung.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Semua tim menyelesaikan analisis mereka di akhir musim gugur. Mengingat ketidakpastian ekonomi tempat kami tinggal dan ketidakpastian yang ada dalam waktu dekat, kami memilih untuk lebih merampingkan biaya operasional dan jumlah karyawan kami,” katanya, dikutip dari Reuters Selasa 21 Maret 2023.

Gelombang PHK terbaru berfokus pada divis cloud dan periklanan Amazon yang selama ini menjadi salah satu pundi-pundi keuntungan perusahaan.

Pengurangan tenaga kerja juga akan terjadi pada unit streaming Amazon, Twitch, setelah gelombang PHK pertama pada November lalu yang berfokus pada perangkat perusahaan, e-commerce, dan divisi sumber daya manusia.

Akibat gelombang pemutusan kerja terbaru ini, saham Amazon (AMZN.O) di bursa efek AS anjlok 2%.

Selain Amazon, banyak raksasa teknologi lainnya seperti Microsoft, Alphabeth Inc, hingga induk Facebook Meta ikut melakukan PHK terhadap ribuan karyawannya.

Berita Terkait

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen
BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru
Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO
Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman
Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS
Di Plains, Georgia, Presiden Amerika Serikat ke-39 Jimmy Carter Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun
Presiden Suriah Bashar al-Assaddan dan Anggota Keluarganya Dikabarkan Telah Tiba di Moskow
Ketua BNSP Sampaikan Komitmen Penguatan Standar Halal Global melalui Kerjasama dengan Korea Muslim Federation

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:38 WIB

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen

Senin, 7 Juli 2025 - 10:04 WIB

BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru

Kamis, 3 April 2025 - 14:25 WIB

Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO

Rabu, 12 Februari 2025 - 13:24 WIB

Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman

Senin, 3 Februari 2025 - 08:04 WIB

Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS

Berita Terbaru