Dolar AS Melemah, Selera Risiko Investor Meningkat

- Pewarta

Selasa, 26 Februari 2019 - 03:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, New York – Kurs dolar AS melemah terhadap mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Selasa pagi (26/2/2019), di tengah meningkatnya selera risiko (risk appetite) para investor.

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama saingannya, turun 0,10 persen menjadi 96,4125 pada akhir perdagangan.

Para investor menunjukkan optimisme yang meningkat bahwa China dan Amerika Serikat akhirnya dapat mencapai kesepakatan perdagangan dan menghindari kenaikan tarif yang diberlakukan satu sama lain.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perpanjangan pembekuan tarif yang seharusnya berakhir pada 1 Maret telah diperkirakan secara luas, tetapi konfirmasi kemarin adalah salah satu perkembangan paling penting, kata Kepala Strategi Pasar Bannockburn Global Forex, Marc Chandler seperti dikutip Xinhua.

Namun, mata uang negara-negara berkembang masih rentan terhadap likuiditas global yang lebih ketat, kekhawatiran pertumbuhan dan perdagangan, serta sentimen risiko terkait, menurut catatan penelitian oleh UBS AG yang dikeluarkan pada Senin (25/2).

Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi 1,1364 dolar AS dari 1,1338 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi 1,3102 dolar AS dari 1,3060 dolar AS pada sesi sebelumnya. Dolar Australia naik menjadi 0,7175 dolar AS dari 0,7133 dolar AS.

Dolar AS dibeli 111,13 yen Jepang, lebih tinggi dari 110,69 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 1,0002 franc Swiss dari 1,0001 franc Swiss, dan naik menjadi 1,3193 dolar Kanada dari 1,3138 dolar Kanada. (pep)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru