Harga Emas Turun, Tertekan Penguatan Ekuitas Akibat Kemajuan Perundingan Dagang

- Pewarta

Selasa, 26 Februari 2019 - 03:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemtien.com, Chicago – Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange turun pada akhir perdagangan Selasa pagi (26/2/2019), tertekan penguatan pasar ekuitas di tengah kemajuan terbaru dari perundingan perdagangan Amerika Serikat (AS) dan China.

Laporan Xinhua menyebutkan kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April, turun 3,30 dolar AS atau 0,25 persen, menjadi ditutup pada 1.329,50 dolar AS per ounce.

Karena China dan Amerika Serikat melaporkan kemajuan substansial selama putaran terakhir pembicaraan perdagangan tingkat tinggi di Washington yang berakhir pada Minggu (25/2), pasar saham global didukung oleh perkembangan bullish, terutama setelah Presiden AS Donald Trump men-tweet bahwa ia akan menunda kenaikan tarif bea masuk barang-barang China.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada tengah hari, Indeks Dow Jones Industrial Average melonjak 174,93 poin atau 0,67 persen, menjadi 26.206,74 poin. Indeks S&P 500 naik 16,06 poin atau 0,58 persen, menjadi 2.808,73 poin. Indeks Komposit Nasdaq naik 61,07 poin atau 0,81 persen, menjadi 7.588,61 poin.

Ketika ekuitas membukukan keuntungan, logam mulia biasanya turun, karena investor tidak perlu mencari aset-aset safe haven untuk memarkir investasi mereka.

Namun demikian, penurunan emas dibatasi oleh pelemahan dolar AS, karena indeks dolar AS, ukuran greenback terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya, turun hampir sepanjang hari.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Maret turun 8,4 sen AS atau 0,53 persen, menjadi ditutup pada 15,83 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman April naik 7,70 dolar AS atau 0,91 persen, menjadi berakhir di 853,60 dolar AS per ounce. (pep)

Berita Terkait

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen
BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru
Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO
Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman
Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS
Di Plains, Georgia, Presiden Amerika Serikat ke-39 Jimmy Carter Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun
Presiden Suriah Bashar al-Assaddan dan Anggota Keluarganya Dikabarkan Telah Tiba di Moskow
Ketua BNSP Sampaikan Komitmen Penguatan Standar Halal Global melalui Kerjasama dengan Korea Muslim Federation
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:38 WIB

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen

Senin, 7 Juli 2025 - 10:04 WIB

BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru

Kamis, 3 April 2025 - 14:25 WIB

Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO

Rabu, 12 Februari 2025 - 13:24 WIB

Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman

Senin, 3 Februari 2025 - 08:04 WIB

Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS

Berita Terbaru