Dolar Melemah Tertekan Data Suram Ekonomi AS

- Pewarta

Rabu, 13 Februari 2019 - 06:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, New York – Setelah menguat selama delapan sesi berturut-turut, kurs dolar Amerika Serikat melemah terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Rabu pagi (13/2/2019), tertekan oleh beberapa data ekonomi suram.

Indeks optimisme bisnis-bisnis kecil AS merosot 3,2 poin pada Januari karena para pemilik menyatakan semakin khawatir tentang pertumbuhan ekonomi di masa depan, menurut sebuah laporan Federasi Nasional Bisnis Independen (NFIB) yang dirilis pada Selasa (12/2/2019) seperti dikutip Xinhua.

Angka 101,2, terendah sejak minggu menjelang pemilihan umum 2016, menunjukkan ketidakpastian di antara pemilik usaha kecil karena penutupan pemerintah yang lama dan ketidakstabilan pasar keuangan, kata laporan itu.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, indeks ketidakpastian NFIB naik tujuh poin menjadi 86, angka tertinggi kelima dalam sejarah 45 tahun survei.

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,36 persen menjadi 96,7121 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi 1,1331 dolar AS dari 1,1275 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi 1,2897 dolar AS dari 1,2860 dolar AS pada sesi sebelumnya. Dolar Australia naik menjadi 0,7098 dolar AS dari 0,7062 dolar AS.

Dolar AS dibeli 110,50 yen Jepang, lebih tinggi dari 110,40 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 1,0062 franc Swiss dari 1,0040 franc Swiss, dan turun menjadi 1,3241 dolar Kanada dari 1,3298 dolar Kanada. (pep)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru