MEDIA EMITEN – Tiga indeks saham utama di Bursa Wall Street ditutup bervariasi pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB). Investor menunggu data inflasi terbaru.
Indeks Dow Jones Industial Avarege melemah 168.33 poin atau 0.48%, menjadi 34,721.91, dan S&P 500 turun 0,16% menjadi 4.507,66, dan Nasdaq menguat tipis 0,11% menjadi 14.034,97.
Investor mencermati data inflasi AS terbaru. Indeks pengeluaran konsumsi pribadi (personal consumption expenditures/PCE) inti Juli meningkat 0,2% (bulan ke bulan) dan 4,2% secara tahunan. Pencapaian ini sesuai perkiraan para ekonom yang disurvei Dow Jones. PCE inti adalah indikator inflasi yang menjadi acuan bank sentral AS, Federal Reserve dalam mengerak suku bunga.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pada akhirnya, bursa saham mengikuti obligasi, jadi penurunan berkelanjutan imbal hasil Treasury AS adalah kunci untuk menjembatani kenaikan saham, setidaknya dalam waktu dekat,” kata Wakil Presiden Calamos Investasi,Joseph Cusick.
Saham Salesforce memitigasi beberapa pelemahan Dow Jones. Saham Salesforce enguat hampir 3% setelah perusahaan perangkat lunak mengumumkan hasil kuartal kedua 2023 Rabu yang melebihi ekspektasi analis.
Investor sekarang akan mengalihkan perhatian pada data non-farm payroll yang dirilis Jumat pagi (1/9/2023). Ekonom yang disurvei Dow Jones memperkirakan penambahan 170.000. Para trader berharap laporan tersebut menunjukkan perekonomian melambat, sehingga memberikan alasan bank sentral untuk menghentikan kenaikan suku bunga acuan.






