Wall Street Ditutup Bervariasi, Saham Teknologi Masih Koreksi

- Pewarta

Sabtu, 19 Agustus 2023 - 10:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Bursa saham New York Stock Exchange di Wall Street, AS/Dok.

Foto ilustrasi: Bursa saham New York Stock Exchange di Wall Street, AS/Dok.

MEDIA EMITEN – Tiga indeks saham utama di Bursa Wall Street ditutup bervariasi pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB) dengan Nasdaq melanjutkan koreksi untuk hari ke-4 secara beruntun dalam minggu ini karena mayoritas saham teknologi turun.

Dow Jones Industrial Average naik 25,83 poin menjadi 34.500,66, S&P 500 melemah sebesar 0,01%, berakhir pada 4.369,71, dan komposit Nasdaq tergelincir 0,2%, mengakhiri sesi 13.290,78.

Saham teknologi Keysight kehilangan hampir 14% karena laporan pendapatan mengecewakan. Deer dan Estee Lauder turun masing-masing sekitar 5,3% dan 3,3%, setelah mengumumkan kenerja pendapatan perusahaan.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saham perusahaan teknologi besar, seperti Meta, Amazon, Microsoft, dan Alfabet melanjutkan penurunan secara mingguan.

Dow Jones mengakhiri minggu ini lebih rendah 2,2%, terburuk sejak Maret. Sementara S&P 500 turun 2,1% dan mencatatkan penurunan minggu ketiga berturut-turut. Nasdaq Composite turun sekitar 2,6%, jatuh untuk minggu ketiga berturut-turut, atau pertama sejak Desember.

Sementara imbal hasil obligasi Pemerintah AS tenor 10 tahun pada Kamis (17/8/2023) naik ke level tertinggi sejak Oktober 2022. Kenaikan terjadi sehari setelah rilis risalah pertemuan Juli Federal Reserve (the fed), yang menyarankan kenaikan suku bunga dapat dilakukan karena kekhawatiran inflasi.

Namun, imbal hasil obligasi turun sekitar 5 basis poin menjadi 4,25% pada Jumat.

Investor akan memantau komentar Ketua Federal Reserve Jerome Powell pada simposium tahunan Jackson Hole bank sentral ke depan. Selain itu, mengawasi kinerja produsen chi Nvidia.

Berita Terkait

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen
BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru
Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO
Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman
Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS
Di Plains, Georgia, Presiden Amerika Serikat ke-39 Jimmy Carter Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun
Presiden Suriah Bashar al-Assaddan dan Anggota Keluarganya Dikabarkan Telah Tiba di Moskow
Ketua BNSP Sampaikan Komitmen Penguatan Standar Halal Global melalui Kerjasama dengan Korea Muslim Federation

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:38 WIB

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen

Senin, 7 Juli 2025 - 10:04 WIB

BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru

Kamis, 3 April 2025 - 14:25 WIB

Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO

Rabu, 12 Februari 2025 - 13:24 WIB

Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman

Senin, 3 Februari 2025 - 08:04 WIB

Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS

Berita Terbaru

Pers Rilis

Praktik Integrasi “Eco+” Ningbo Ditampilkan dalam Forum SCO

Selasa, 28 Apr 2026 - 18:30 WIB