MEDIA EMITEN – Tiga indeks saham utama di Bursa Wall Street ditutup anjlok pada akhir perdaganganKamis (Jumat pagi WIB). Pasar mencerna data ekonomi, sementara itu imbal hasil (yield) obligasi AS melonjak ke level tertinggi baru.
Indeks Dow Jones Industrial Average turun 290,91 poin, atau 0,84% menjadi 34.474,83. Sementara itu, S&P 500 merosot 0,77% menjadi 4.370,36, Nasdaq Composite juga turun sebesar 1,17% mrnjadi 13.316,93.
Imbal hasil surat utang AS 10-tahun mencapai puncak tertinggi sejak Oktober 2022 pada hari Kamis. Suku bunga terus bergerak lebih tinggi setelah laporan pertemuan Juli Federal Reserve yang dirilis pada Rabu menunjukkan bank sentral masih khawatir akan risiko kenaikan inflasi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Saham perusahaan ritel Walmart turun lebih dari 2% meskipun melaporkan laporan laba dan pendapatan yang melebihi perkiraan untuk kuartal kedua. Perusahaan tersebut juga menaikkan proyeksi pendapatan tahun ini dan menegaskan kekuatan penjualan produk makanan dan penjualan daring.
Perusahaan jaringan komputer Cisco Systems mengalami kenaikan lebih dari 3% berkat laporan laba kuartal yang lebih baik dari yang diperkirakan.
Saham-saham telah mengalami bulan Agustus yang bergolak, dengan indeks-indeks acuan utama menuju koreksi mingguan dan berada dalam wilayah negatif selama bulan ini. Indeks pasar saham secara umum turun lebih dari 4% pada bulan Agustus.
Klaim pengangguran untuk pekan yang berakhir pada 12 Agustus turun dari periode sebelumnya dan sedikit di bawah perkiraan Indeks Dow Jones. Federal Reserve Philadelphia juga melaporkan kenaikan pada indeks manufaktur mereka pada bulan Agustus.






