Wall Street Ditutup Anjlok, Yield Obligasi Melonjak

- Pewarta

Jumat, 18 Agustus 2023 - 08:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustras: Bursa saham Wall Street, AS/Dok

Foto ilustras: Bursa saham Wall Street, AS/Dok

MEDIA EMITEN – Tiga indeks saham utama di Bursa Wall Street ditutup anjlok pada akhir perdaganganKamis (Jumat pagi WIB). Pasar mencerna data ekonomi, sementara itu imbal hasil (yield) obligasi AS melonjak ke level tertinggi baru.

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 290,91 poin, atau 0,84% menjadi 34.474,83. Sementara itu, S&P 500 merosot 0,77% menjadi 4.370,36, Nasdaq Composite juga turun sebesar 1,17% mrnjadi 13.316,93.

Imbal hasil surat utang AS 10-tahun mencapai puncak tertinggi sejak Oktober 2022 pada hari Kamis. Suku bunga terus bergerak lebih tinggi setelah laporan pertemuan Juli Federal Reserve yang dirilis pada Rabu menunjukkan bank sentral masih khawatir akan risiko kenaikan inflasi.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saham perusahaan ritel Walmart turun lebih dari 2% meskipun melaporkan laporan laba dan pendapatan yang melebihi perkiraan untuk kuartal kedua. Perusahaan tersebut juga menaikkan proyeksi pendapatan tahun ini dan menegaskan kekuatan penjualan produk makanan dan penjualan daring.

Perusahaan jaringan komputer Cisco Systems mengalami kenaikan lebih dari 3% berkat laporan laba kuartal yang lebih baik dari yang diperkirakan.

Saham-saham telah mengalami bulan Agustus yang bergolak, dengan indeks-indeks acuan utama menuju koreksi mingguan dan berada dalam wilayah negatif selama bulan ini. Indeks pasar saham secara umum turun lebih dari 4% pada bulan Agustus.

Klaim pengangguran untuk pekan yang berakhir pada 12 Agustus turun dari periode sebelumnya dan sedikit di bawah perkiraan Indeks Dow Jones. Federal Reserve Philadelphia juga melaporkan kenaikan pada indeks manufaktur mereka pada bulan Agustus.

Berita Terkait

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen
BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru
Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO
Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman
Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS
Di Plains, Georgia, Presiden Amerika Serikat ke-39 Jimmy Carter Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun
Presiden Suriah Bashar al-Assaddan dan Anggota Keluarganya Dikabarkan Telah Tiba di Moskow
Ketua BNSP Sampaikan Komitmen Penguatan Standar Halal Global melalui Kerjasama dengan Korea Muslim Federation

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:38 WIB

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen

Senin, 7 Juli 2025 - 10:04 WIB

BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru

Kamis, 3 April 2025 - 14:25 WIB

Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO

Rabu, 12 Februari 2025 - 13:24 WIB

Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman

Senin, 3 Februari 2025 - 08:04 WIB

Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS

Berita Terbaru

Pers Rilis

ABC Impact Luncurkan “2025 Impact Review”

Rabu, 29 Apr 2026 - 10:22 WIB