Wall Street Melemah, Investor Pertimbangkah Langkah Fed Berikutnya

- Pewarta

Sabtu, 17 Juni 2023 - 10:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Bursa saham Wall Street, AS/Dok

Foto ilustrasi: Bursa saham Wall Street, AS/Dok

MEDIA EMITENTiga indeks utama saham di Bursa Wall Street melemah pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB). Investor mempertimbangkan langkah Federal Reserve berikutnya di tengah komentar hawkish para pejabat.

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 108,94 poin atau 0,32% menjadi 34.299,12 poin. Indeks S&P 500 teroreksi 16,25 poin atau 0,37% menjadi 4.409,59 poin. Indeks Komposit Nasdaq melemah 93,25 poin atau 0,68% menjadi ditutup di 13.689,57 poin.

Delapan dari 11 sektor utama S&P 500 berakhir di zona merah, dengan jasa-jasa komunikasi dan teknologi memimpin penurunan yang masing-masing melemah 1% dan 0,83%. Sektor utilitas dan material memimpin penguatan dengan masing-masing naik 0,53% dan 0,11%.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Investor mencerna dua pejabat Fed yang memperingatkan bahwa bank sentral mungkin harus menaikkan suku bunga lebih lanjut buat menjinakkan inflasi.

Gubernur Fed Christopher Waller mengatakan pada Jumat (16/6/2023) bahwa “inflasi inti tidak bergerak, dan itu mungkin akan membutuhkan pengetatan lebih banyak untuk mencoba menurunkannya.” Sementara itu, Presiden Fed Richmond, Thomas Barkin mengatakan bahwa inflasi tetap “terlalu tinggi” dan “Jika data yang datang tidak mendukung cerita itu (inflasi mereda), saya merasa nyaman melakukan lebih banyak.”

Sementara itu, University of Michigan melaporkan pada Jumat (16/6/2023) bahwa indeks sentimen konsumen naik pada Juni ke level tertinggi empat bulan di 63,9, naik dari 59,2 pada Mei. Sementara itu, ekspektasi inflasi konsumen turun untuk bulan kedua berturut-turut, jatuh menjadi 3,3% pada Juni dari 4,2% pada Mei.

Berita Terkait

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen
BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru
Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO
Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman
Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS
Di Plains, Georgia, Presiden Amerika Serikat ke-39 Jimmy Carter Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun
Presiden Suriah Bashar al-Assaddan dan Anggota Keluarganya Dikabarkan Telah Tiba di Moskow
Ketua BNSP Sampaikan Komitmen Penguatan Standar Halal Global melalui Kerjasama dengan Korea Muslim Federation

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:38 WIB

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen

Senin, 7 Juli 2025 - 10:04 WIB

BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru

Kamis, 3 April 2025 - 14:25 WIB

Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO

Rabu, 12 Februari 2025 - 13:24 WIB

Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman

Senin, 3 Februari 2025 - 08:04 WIB

Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS

Berita Terbaru

Pers Rilis

ABC Impact Luncurkan “2025 Impact Review”

Rabu, 29 Apr 2026 - 10:22 WIB