MEDIA EMITEN – Tiga indeks utama saham di Wall Street ditutup bervariasi cenderung datar pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB). Pelaku pasar mencerna rilis risalah Bank Sentral AS (The Fed).
Federal Reserve merilis risalah pertemuan terbarunya, yang berakhir pada 1 Februari, menunjukkan bahwa anggota bank sentral bertekad untuk terus memerangi inflasi dengan menaikkan suku bunga.
Dow Jones Industrial Average melemah 0,26% ke 33.045,09, S&P 500 terkoreksi 0,16% ke 3.991,05, sedangkan Nasdaq naik 0,13% ke 11.507,07.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Inflasi “tetap jauh di atas” target Fed 2% dan pasar tenaga kerja “tetap sangat ketat, berkontribusi pada tekanan kenaikan upah dan harga yang berkelanjutan,” menurut risalah the Fed.
The Fed menyetujui kenaikan suku bunga 0,25 poin persentase pada awal Februari yang merupakan kenaikan terkecil sejak siklus pengetatan pertama pada Maret 2022. Langkah tersebut membawa suku bunga Fed Fund Rate ke kisaran target 4,5%-4,75%. Tetapi risalah mengatakan bahwa kenaikan suku bunga yang berkurang berdampak kepada inflasi yang bisa naik lagi.
“Peserta mencatat bahwa data inflasi yang diterima selama tiga bulan terakhir menunjukkan penurunan yang disambut baik tetapi menekankan bahwa penurunan harga yang lebih luas akan diperlukan untuk meyakinkan kami bahwa inflasi terus menurun, ”kata risalah Fed.
Ringkasan menegaskan bahwa para anggota percaya bahwa kenaikan suku bunga “berkelanjutan” masih akan diperlukan.






