Wall Street Ambles, Khawatir Fed Kembali Hawkish

- Pewarta

Rabu, 22 Februari 2023 - 07:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Suasana bursa saham Wall Street, AS/Dok

Foto ilustrasi: Suasana bursa saham Wall Street, AS/Dok

MEDIA EMITEN – Tiga indeks utama saham di Wall Street ambles, turun lebih dari 2% dan membukukan kinerja hari terburuknya tahun ini pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB).

Investor menafsirkan rebound dalam aktivitas bisnis AS pada Februari akan membuat Bank Sentral AS (Fed) kembali hawkish yang berarti suku bunga harus tetap lebih tinggi lebih lama untuk mengendalikan inflasi.

Dow Jones Industrial Average turun 697,10 poin, atau 2,06%, menjadi 33.129,59. Ini adalah penurunan terburuk indeks sejak 15 Desember, ketika Dow turun 2,3%. S&P 500 merosot 2,00% menjadi ditutup 3.997,34, menandai hari terburuk sejak 15 Desember, ketika indeks itu turun 2,5%.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Semua sektor berakhir lebih rendah, dengan saham konsumen mengalami penurunan terbesar sebesar 3,3%. Nasdaq Composit yang sarat teknologi melemah sebesar 2,50%, berakhir pada 11.492,30.

Imbal hasil Treasury 10 tahun naik menjadi 3,9%, sedangkan tingkat 2 tahun naik menjadi 4,7%, tertinggi sejak November untuk keduanya. Investor bergulat dengan data inflasi yang lebih panas dari perkiraan.

Pedagang khawatir bahwa inflasi yang membandel akan menyebabkan Federal Reserve mempertahankan suku bunga lebih tinggi untuk waktu yang lebih lama – yang dapat menyebabkan ekonomi mengalami resesi.

Indeks Pembelian Manajer (PMI) manufaktur S&P Global, yang mencerminkan aktivitas bisnis di Amerika Serikat, kembali berekspansi untuk pertama kalinya dalam delapan bulan pada Februari. Pembacaan 50,2, naik dari 46,8 pada Januari, didukung oleh sektor jasa yang kuat, menurut sebuah survei.

Dengan inflasi yang masih jauh dari target Fed 2%, dan ekonomi yang kuat, membuat investor merevisi naik perkiraan suku bunga dana Fed memuncak-saat ini di 5,35% pada Juli dan bertahan di dekat level tersebut sepanjang tahun.

“Hari ini, realisasinya adalah bahwa Fed tidak main-main tentang (suku bunga) lebih tinggi untuk waktu yang lebih lama, dan faktanya mungkin sedikit lebih tinggi untuk sedikit lebih lama,” kata Carol Schleif, Kepala Investasi di BMO Family Office.

Investor akan melihat risalah yang merinci diskusi pada pertemuan kebijakan terakhir Fed, yang dijadwalkan pada Rabu, untuk petunjuk lebih lanjut tentang sikap bank sentral terhadap suku bunga.

Home Depot Inc merosot 7,1% ke level terendah tiga bulan setelah memperingatkan melemahnya permintaan dan mengeluarkan perkiraan laba suram untuk 2023. Saingannya yang lebih kecil, Lowe’s Cos Inc anjlok 5,1% jelang rilis laporan keuangannya minggu depan.

Berita Terkait

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen
BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru
Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO
Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman
Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS
Di Plains, Georgia, Presiden Amerika Serikat ke-39 Jimmy Carter Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun
Presiden Suriah Bashar al-Assaddan dan Anggota Keluarganya Dikabarkan Telah Tiba di Moskow
Ketua BNSP Sampaikan Komitmen Penguatan Standar Halal Global melalui Kerjasama dengan Korea Muslim Federation

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:38 WIB

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen

Senin, 7 Juli 2025 - 10:04 WIB

BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru

Kamis, 3 April 2025 - 14:25 WIB

Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO

Rabu, 12 Februari 2025 - 13:24 WIB

Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman

Senin, 3 Februari 2025 - 08:04 WIB

Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS

Berita Terbaru

Pers Rilis

ABC Impact Luncurkan “2025 Impact Review”

Rabu, 29 Apr 2026 - 10:22 WIB