Korban Tewas Gempa Turki Telah Capai Lebih 21.000

- Pewarta

Jumat, 10 Februari 2023 - 08:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Gempa bumi dahsyat berkekuatan Magnitudo 7,8 yang melanda Turki dan Suriah/IST.

Foto: Gempa bumi dahsyat berkekuatan Magnitudo 7,8 yang melanda Turki dan Suriah/IST.

MEDIA EMITEN – Gempa bumi dahsyat berkekuatan Magnitudo 7,8 yang melanda Turki dan Suriah dilaporkan telah melebihi 21.000. Sementara itu, ratusan ribu orang yang selamat kini dalam kondisi kedinginan, kelaparan dan putus asa karena kehilangan tempat tinggalnya.

Total jumlah korban tewas akibat gempa mencapai 20.706 orang. Korban tewas di Turki sebanyak 17.406, kata Menteri Kesehatan Fahrettin Koca. Di Suriah, yang telah hancur akibat perang saudara selama hampir 12 tahun, lebih dari 3.300 orang tewas, menurut pemerintah dan layanan penyelamatan di barat laut yang dikuasai pemberontak.

Seorang pejabat Turki mengatakan bencana itu menimbulkan “kesulitan yang sangat serius” untuk penyelenggaraan pemilihan yang dijadwalkan pada 14 Mei di mana Presiden Tayyip Erdogan diperkirakan akan menghadapi tantangan terberat dalam dua dekade kekuasaannya.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan kemarahan yang membara atas keterlambatan pengiriman bantuan dan upaya penyelamatan yang sedang berlangsung, bencana tersebut kemungkinan besar akan mempengaruhi pemungutan suara jika terus berlanjut.

Di provinsi Idlib Suriah, Munira Mohammad, ibu empat anak yang melarikan diri dari Aleppo setelah gempa, mengatakan: “Semuanya anak-anak di sini, dan kami membutuhkan pemanas dan perbekalan, tadi malam kami tidak bisa tidur karena sangat dingin. . Itu sangat buruk.”

Ratusan ribu orang di kedua negara kehilangan tempat tinggal di tengah musim dingin. Banyak yang berkemah di tempat penampungan darurat di tempat parkir supermarket, masjid, pinggir jalan atau di tengah reruntuhan, seringkali sangat membutuhkan makanan, air, dan panas.

Sekitar 40 persen bangunan di kota Kahramanmaras, Turki, pusat gempa, rusak, menurut laporan awal Universitas Bogazici Turki.

Di sebuah pom bensin dekat kota Kemalpasa di Turki, orang-orang memilah-milah kardus berisi pakaian yang disumbangkan. Di kota pelabuhan Iskenderun, wartawan Reuters melihat orang berkerumun di sekitar api unggun di pinggir jalan dan di garasi dan gudang yang rusak.

Berita Terkait

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen
BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru
Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO
Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman
Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS
Di Plains, Georgia, Presiden Amerika Serikat ke-39 Jimmy Carter Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun
Presiden Suriah Bashar al-Assaddan dan Anggota Keluarganya Dikabarkan Telah Tiba di Moskow
Ketua BNSP Sampaikan Komitmen Penguatan Standar Halal Global melalui Kerjasama dengan Korea Muslim Federation

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:38 WIB

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen

Senin, 7 Juli 2025 - 10:04 WIB

BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru

Kamis, 3 April 2025 - 14:25 WIB

Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO

Rabu, 12 Februari 2025 - 13:24 WIB

Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman

Senin, 3 Februari 2025 - 08:04 WIB

Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS

Berita Terbaru