Wall Street Menguat, Nasdaq Melesat 2,66%

- Pewarta

Sabtu, 21 Januari 2023 - 12:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustras: Bursa saham Wall Street, AS/Dok

Foto ilustras: Bursa saham Wall Street, AS/Dok

MEDIA EMITEN – Tiga indeks utama saham di Bursa Wall Street menguat pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), mengakhiri minggu ini di zona hijau. Saham teknologi memimpin penguatan dengan Nasdaq melesat lebih dari 2%.

Dow Jones Industrial Average bertambah 330,93 poin, atau 1%, ditutup pada 33.375,49, sedangkan S&P 500 menguat 1,89% menjadi 3.972,61. Kedua indeks mengakhiri penurunan beruntun tiga hari. Sementara itu, Nasdaq naik 2,66% ke 11.140,43, ditopang Netflix dan Alphabet.

Nasdaq membukukan kenaikan 0,55% dan minggu positif ketiga berturut-turut. Dow mengakhiri minggu ini lebih rendah sebesar 2,70%, dan S&P membukukan penurunan 0,66%, keduanya mematahkan gain beruntun dua minggu.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Semua rata-rata utama masih berada di wilayah positif untuk tahun ini.

Investor terus memantau laporan kinerja emiten dan saham teknologi berkapitalisasi besar terus memimpin pasar lebih tinggi. Netflix naik sekitar 8,5% setelah mengatakan pertumbuhan pelanggan lebih banyak dari yang diharapkan meskipun pendapatan triwulanannya meleset dari perkiraan analis. Alphabet naik lebih dari 5% setelah perusahaan mengumumkan akan memberhentikan 12.000 karyawan.

Gubernur Federal Reserve Christopher Waller mengatakan pada hari Jumat bahwa dia akan mentolerir resesi lunak jika itu berarti menurunkan inflasi.

“Jika kita dapat menurunkan inflasi dan yang terburuk yang terjadi adalah kita mengalami resesi yang ringan dan singkat, itu tidak terlalu buruk,” kata pejabat bank sentral tersebut saat tampil di Dewan Hubungan Luar Negeri di New York.

Sebelumnya dalam pidatonya, Waller mengatakan menurutnya Fed dapat menurunkan inflasi dan masih mencapai “soft landing” bagi perekonomian.

Berita Terkait

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen
BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru
Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO
Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman
Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS
Di Plains, Georgia, Presiden Amerika Serikat ke-39 Jimmy Carter Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun
Presiden Suriah Bashar al-Assaddan dan Anggota Keluarganya Dikabarkan Telah Tiba di Moskow
Ketua BNSP Sampaikan Komitmen Penguatan Standar Halal Global melalui Kerjasama dengan Korea Muslim Federation

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:38 WIB

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen

Senin, 7 Juli 2025 - 10:04 WIB

BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru

Kamis, 3 April 2025 - 14:25 WIB

Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO

Rabu, 12 Februari 2025 - 13:24 WIB

Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman

Senin, 3 Februari 2025 - 08:04 WIB

Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS

Berita Terbaru

Pers Rilis

ABC Impact Luncurkan “2025 Impact Review”

Rabu, 29 Apr 2026 - 10:22 WIB