MEDIA EMITEN – Jumlah investor reksa dana telah mencapai 9.090.977 investor, meningkat 32,9% pada 2022 dibandingkan jumlah pada akhir 2021 sebesar 6.840.234 investor.
“Kenaikan jumlah investor reksa dana membuktikan bahwa semakin banyak masyarakat yang tertarik dengan produk pasar modal. Reksa dana dapat dijadikan sebagai alternatif investasi awal bagi masyarakat yang memiliki uang dan ingin berinvestasi di pasar modal,” kata Direktur Utama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), Uriep Budhi Prasetyo , di Jakarta Selasa 25 Oktober 2022.
Menurut dia, reksa dana menjadi salah satu instrumen investasi di pasar modal yang dilirik investor. Seiring dengan itu jumlah instrumen investasi juga turut meningkat dan semakin beragam.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Peningkatan jumlah investor reksa dana tersebut, kata dia, secara konsisten terus berlangsung sejak lima tahun terakhir. Dari total jumlah tersebut, 78,02 persen investor memiliki rekening pada agen penjual reksa dana financial technology (selling agent fintech).
Pertumbuhan Asset Under Management (AUM) reksa dana selling agent fintech terus mengalami pertumbuhan sejak tahun 2018 sampai dengan saat ini. Selama setahun terakhir, jumlah AUM reksa dana selling agent fintech telah meningkat 58 persen menjadi sebesar Rp24,77 triliun.
Antusiasme masyarakat Indonesia dalam berinvestasi di reksa dana sendiri tercermin dari jumlah kepemilikan reksa dana oleh investor lokal yang menguasai 97,36 persen total aset reksa dana.
Berdasarkan data kepemilikan jenis produk reksa dana pada September 2022, terdapat tiga jenis reksa dana dengan jumlah investor terbanyak. Reksa dana pasar uang atau money market fund merupakan jenis produk reksa dana dengan jumlah investor terbanyak yakni sebesar 2.448.265 investor, meningkat 28,8% dari tahun 2021.
Selanjutnya disusul oleh reksa dana pendapatan tetap atau fixed income fund dengan jumlah investor sebanyak 938.039 investor, yang meningkat 13,6% dari 2021. Sedangkan, reksa dana saham atau equity fund dengan jumlah investor sebanyak 788.282 atau meningkat sebanyak 23,5% dari tahun 2021.







